Api Bakar Lahan di Teraju, Polsek Toba Turun Tangan

  • 26 Agt 2026 14:31 WIB
  •  Entikong

RRI.CO.ID, Sanggau – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melanda area semak di Dusun Mangkup, Desa Teraju, Kecamatan Toba, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat. Polsek Toba bersama Koramil Toba dan masyarakat bergerak melakukan pemadaman untuk mencegah api meluas.

Kapolsek Toba, Iptu Arnold Rocky Montolalu, mengatakan sebanyak tujuh personel Polsek Toba diterjunkan ke lokasi untuk melakukan penanganan. Petugas gabungan bersama personel Koramil Toba dan masyarakat melakukan pemadaman, pendinginan, serta pemantauan di sekitar area terdampak.

“Setelah menerima laporan, kami langsung terjun kelapangan untuk melokalisir titik panas yang disebabkan dari kebakaran lahan, langkah ini untuk memastikan seluruh lokasi yang terbakar diambil tindakan pemadaman dan pendinginan,” kata Iptu Arnold Rocky Montolalu, Rabu 26 Agustus 2026.

Disampaikan Kapolsek, berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai sekitar satu hektare. Lahan tersebut merupakan tanah mineral yang ditumbuhi semak, sedangkan penyebab maupun asal mula api masih dalam proses penyelidikan.

Ia menjelaskan, petugas juga melakukan verifikasi terhadap informasi titik panas yang sebelumnya diterima. Hasil pengecekan menunjukkan adanya perbedaan antara lokasi pada data awal dengan kondisi faktual di lapangan.

“Kami melakukan verifikasi langsung terhadap titik koordinat karena data awal hotspot perlu dicocokkan dengan kondisi faktual di lapangan. Hasil pengecekan menunjukkan lokasi berada di Dusun Mangkup, Desa Teraju, sehingga informasi tersebut menjadi bahan penting untuk penanganan dan pemantauan selanjutnya,” katanya.

Ia menambahkan, berdasarkan hasil verifikasi, titik koordinat berada di Dusun Mangkup, Desa Teraju, Kecamatan Toba, sedangkan pada data hotspot sebelumnya tercatat berada di Desa Bagan Asam. Polsek Toba bersama unsur terkait terus melakukan pemantauan di lokasi, petugas juga melakukan penyelidikan untuk mengetahui asal api dan mendalami kemungkinan adanya unsur tindak pidana dalam peristiwa karhutla tersebut.

“Pengecekan dan verifikasi lapangan menjadi bagian penting untuk memastikan penanganan dilakukan pada lokasi yang tepat, dengan target utama meredam kebakaran meluas,” ujarnya.

Iptu Arnold mengingatkan, masyarakat di sekitar lokasi meningkatkan kewaspadaan dan segera melaporkan kepada aparat apabila kembali menemukan titik api. Koordinasi lintas sektor juga terus diperkuat untuk mencegah kebakaran meluas dan menekan risiko karhutla di wilayah Kecamatan Toba.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....