Penanganan Maksimal, Status Karhutla Sanggau dapat Diturunkan

  • 25 Agt 2026 00:00 WIB
  •  Entikong

RRI.CO.ID, Sanggau - Status tanggap darurat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kabupaten Sanggau dapat diturunkan kembali menjadi status siaga. Dandim 1204/Sanggau menyampaikan, penurunan status tersebut didasari oleh kondisi cuaca yang semakin bersahabat, penurunan signifikan titik panas (hotspot), berkurangnya luas lahan terbakar, serta menurunnya kabut asap di Sanggau.

Hal tersebut disampaikan Dandim 1204/Sanggau, Letkol Inf. Nurrachman Gindha Dradhizya di Sanggau, Senin 24 Agustus 2026. Menurutnya, membaiknya kondisi karhutla di Kabupaten Sanggau merupakan hasil dari kontribusi aktif dan sinergi Kodim bersama berbagai pemangku kepentingan, termasuk TNI, Polri, Pemerintah Daerah, serta organisasi peduli api.

"Kondisi yang membaik ini merupakan hasil dari kontribusi aktif dan sinergi terus-menerus Kodim 1204/Sanggau bersama seluruh stakeholder termasuk TNI, Polri, Pemerintah Daerah, serta organisasi peduli api. Kami mengerahkan personil dan peralatan untuk melakukan sosialisasi pencegahan, pembuatan sekat kanal, hingga operasi pemadaman berbasis masyarakat," jelasnya.

Dandim 1204/Sanggau menjelaskan, meskipun status karhutla dapat diturunkan, kewaspadaan tetap harus dijaga melalui pemantauan dan patroli rutin di setiap desa dan kecamatan serta pengawasan titik api melalui pantauan satelit, aplikasi, dan situs resmi. Dalam upaya pencegahan dan penanganan, Kodim 1204/Sanggau terus mengerahkan personel dan juga peralatan.

"Meskipun status telah diturunkan, kewaspadaan tidak boleh kendur. Kodim 1204/Sanggau akan terus melaksanakan pemantauan dan patroli rutin di setiap desa dan kecamatan, serta mengawasi titik api melalui pantauan satelit, aplikasi, dan situs resmi," katanya.

Menanggapi potensi timbulnya titik api kembali, ia menegaskan, kesiapsiagaan jajarannya yang terus disiagakan nonstop selama 24 jam. Pihaknya memastikan bahwa seluruh komponen pendukung, termasuk pengerahan personel, sarana prasarana telah disiapkan secara matang agar respons cepat di lapangan dapat langsung dijalankan untuk memadamkan api sebelum dampaknya meluas.

"Apabila sewaktu-waktu titik api kembali muncul, kami siap siaga 24 jam. Baik personil, peralatan pemadam, maupun logistik telah disiapkan untuk melakukan tindakan cepat tanggap agar api bisa segera dipadamkan dan tidak meluas," jelasnya.

Di tengah ancaman cuaca ekstrem El Nino saat ini, ia mengimbau seluruh masyarakat Kabupaten Sanggau agar tidak membuka lahan dengan cara membakar serta segera melapor kepada petugas jika melihat adanya asap atau titik api. Ia juga mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama menjaga hutan dan kualitas udara demi kesehatan serta masa depan Kabupaten Sanggau.

"Di tengah ancaman cuaca ekstrem El Nino saat ini, saya mengimbau seluruh masyarakat Kabupaten Sanggau untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar. Segera laporkan kepada petugas jika melihat adanya asap atau titik api. Mari bersama-sama kita jaga hutan dan udara kita demi kesehatan serta masa depan Kabupaten Sanggau," ucapnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....