Kemerdekaan Dimaknai sebagai Kebebasan untuk Bertanggung Jawab
- 22 Agt 2026 15:09 WIB
- Entikong
RRI.CO.ID, Sanggau - Kemerdekaan tidak hanya dimaknai sebagai bebas dalam menentukan pilihan, tetapi juga berani bertanggung jawab atas segala tindakan yang dilakukan. Kebebasan menjadi lebih berarti jika digunakan untuk hidup benar sesuai ajaran agama dan membawa dampak baik bagi orang lain.
Ketua Badan Musyawarah Antar Gereja (BAMAG) Kabupaten Sanggau, Petrus Musa mengatakan dalam iman umat Kristen, memaknai kemerdekaan sejati adalah untuk bertanggung jawab. Artinya kebebasan yang dirasakan saat ini, harus dijalankan dan diimbangi dengan kesadaran serta komitmen.
"Kemerdekaan yang ingin kitab suci umat Kristen ajarkan dan singgung adalah kemerdekaan untuk bertanggung jawab. Ini penting karena siapapun senang dengan kebebasan dan itu harus diimbangi dengan rasa tanggung jawab " kata Ketua BAMAG Sanggau, Petrus Musa dalam Obrolan Mutiara Pagi Protestan RRI Sanggau, Sabtu 22 Agustus 2026.
Menurutnya, tindakan yang benar dan tidak merugikan sesama manusia merupakan bentuk dari tanggung jawab diera kemerdekaan seperti saat ini. Banyak orang yang merayakan kebebasan hasil dari kemerdekaan, namun mengesampingkan perilaku-perilaku baik dan merugikan orang lain.
"Kemerdekaan itu bukan sekedar bebas dari penjajahan, tetapi adanya kemampuan untuk hidup bertanggung jawab, dalam artian kemampuan untuk hidup benar, membangun, dan menghadirkan kebaikan untuk kepentingan bersama," ujarnya.
Ia mengajak kepada setiap orang agar mempergunakan kemerdekaan yang dimiliki sebagai suatu kesempatan untuk berbuat hal-hal baik dan bermanfaat. Hal itu bisa dimulai dari lingkungannya masing-masing, agar kepentingan bersama dapat tetap terjaga.
"Iman Kristiani memaknai kemerdekaan dengan kemampuan untuk hidup sebagaimana dengan semestinya, Jadi, yang perlu kita garis bawahi adalah, bukan merdeka dari tanggung jawab, tetapi merdeka untuk bertanggung jawab," ujar Petrus.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....