LKK Entikong Tingkatkan Pengawasan Penyakit Menular di Perbatasan
- 13 Agt 2026 05:29 WIB
- Entikong
RRI.CO.ID, Entikong - Upaya mitigasi risiko penyakit menular di pintu masuk negara terus diperkuat sebagai langkah pencegahan dini terhadap potensi penyebaran penyakit dari luar negeri ke dalam wilayah Indonesia, khususnya di kawasan perbatasan Entikong yang menjadi salah satu jalur mobilitas internasional. Mitigasi secara umum dipahami sebagai serangkaian upaya untuk mengurangi risiko dalam suatu kejadian, termasuk mencegah dampak buruk sebelum terjadi.
Ketua Tim Surveilans dan Penindakan Pelanggaran Kekarantinaan dan Kesehatan Loka Kekarantinaan Kesehatan (LKK) Entikong, dr. Gilda Ditya Asmara, menjelaskan bahwa mitigasi dilakukan melalui sistem pengawasan ketat di pintu masuk negara. Menurutnya, dalam konteks kesehatan, langkah ini menjadi penting untuk memastikan keamanan masyarakat dari ancaman penyakit menular yang dapat masuk melalui perjalanan lintas negara.
“Mitigasi adalah upaya pencegahan dengan melakukan penyaringan dan pengawasan terhadap potensi penyakit menular yang masuk,” ungkap dr. Gilda Ditya Asmara dalam Obrolan Indonesia Sehat RRI Sanggau, Jumat 7 Agustus 2026.
Ia menjelaskan, pihaknya tidak melakukan prediksi terhadap jenis penyakit yang akan muncul, melainkan menyusun berbagai skenario kemungkinan yang dapat terjadi, kemudian mempersiapkan langkah antisipasi secara matang untuk menghadapi situasi tersebut. Pengawasan yang dilakukan mencakup pemantauan rutin terhadap perkembangan penyakit, terutama yang dipengaruhi oleh perubahan cuaca ekstrem yang belakangan ini kerap terjadi dan berpotensi meningkatkan risiko penyebaran penyakit menular.
“Pemantauan kami lakukan secara rutin, termasuk melalui jalur udara dan sistem pelaporan internasional, untuk mengetahui tren penyakit seperti COVID-19 maupun penyakit menular lainnya,” jelasnya.
Selain itu, kata Gilda, prosedur pemeriksaan kesehatan bagi pelaku perjalanan internasional juga terus diperketat, dengan melihat riwayat perjalanan, negara asal, serta kondisi kesehatan yang bersangkutan sebelum memasuki wilayah Indonesia. Ia menambahkan, masyarakat yang melakukan perjalanan internasional diimbau untuk selalu menjaga kesehatan, melengkapi dokumen kesehatan, serta menerapkan pola hidup bersih dan sehat guna meminimalkan risiko penularan penyakit selama perjalanan.
“Yang melakukan perjalanan harus di cek dulu kesehatannya, mulai dari menjaga daya tahan tubuh hingga mematuhi prosedur kesehatan yang berlaku di pintu masuk negara,” katanya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....