Dampak Kemarau Terhadap Lahan Pertanian di Sanggau
- 29 Jul 2026 18:13 WIB
- Entikong
RRI.CO.ID, Entikong - Kondisi lahan pertanian di Kabupaten Sanggau mulai mendapat perhatian serius seiring berlangsungnya musim kemarau yang berdampak pada tanaman warga. Pemerintah daerah bersama para pemangku kepentingan terus memantau ketersediaan air agar produktivitas komoditas pangan tetap terjaga di tenagh cuaca ekstrem.
Hal tersebut disampaikan Kubin, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perikanan Kabupaten Sanggau dalam Dialog Sanggau Menyapa, Rabu 29 Juli 2026. Menurutnya, fenomena berkurangnya pasokan air ini memberikan dampak lansgung yang cukup siginifikan terhadap vegetasi sawah.
"Mungkin bagi tanaman budidaya yang memerlukan air banyak ketika musim kemarau air berkurang, mereka akan layu bahkan mati. Coba lihat tanaman-tanaman alam yang memang hidup di alam, justru minggu kedua mereka mulai segar, warna lebih hijau," jelasnya.
Perbedaan kondisi antara tanaman budidaya dan vegetasi alami memperlihatkan bagaimana lingkungan memiliki mekanisme pertahanan tersendiri yang sangat unik. Pasokan air yang menyusut ternyata tidak selalu berdampak negatif, melainkan memberikan kesempatan bagi tanah untuk menyerap lebih banyak udara demi menjaga keseimbangan struktur ekosistem di dalamnya.
"Ketika air mengering, kerapatan oksigen lebih banyak di dalam tanah, di dalam pori-pori tanah, di dalam humus, sehingga pengakaran memperoleh oksigen lebih banyak," kata Kubin
Kubin menambahkan, sirkulasi udara yang membaik di area perakaran membantu tumbuhan bernafas dengan sempurna setelah sebelumnya jenuh akibat terendam air hujan. Selain pernafasan akar, vegetasi alami juga secara mandiri mengatur penguapan tubuhnya saat menghadapi kenaikan suhu udara yang terik.
"Lalu cara lain ketika mereka kerungan air, maka merontokkan daunnya, itu sistem alam yang memang luar biasa mengatur dengan sendirinya dalam sistem tubuh, sebetulnya begitu juga dengan manusia," jelasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....