Kisah Malik bin Dinar dalam Menjemput Hidayah

  • 29 Jul 2026 21:30 WIB
  •  Entikong

RRI.CO.ID, Entikong - Malik bin Dinar, yang bernama lengkap Abu Yahya Malik bin Dinar Al-Basri, merupakan salah satu tokoh ulama besar serta ahli ibadah yang sangat dihormati oleh umat Islam di seluruh dunia. Beliau dikenal sebagai pilar keilmuan dan keteladanan akhlak di Kota Basrah pada masa kejayaan Islam dengan kisahnya sebagai sumber inspirasi dan penyejuk jiwa bagi para generasi.

Hal tersebut disampaikan Zainal Abidin, Pelaksana KUA Kecamatan Entikong, Kantor Kemnag Sanggau dalam Obrolan Mutiara Pagi RRI Sanggau, Rabu 29 Juli 2026. Menurutnya, Malik bin Dinar termasuk dalam golongan mulai generasi tabiin, yaitu orang-orang yang sempat hidup bersama para sahabat namun tidak pernah bertemu secara langsung dengan Nabi Muhammad SAW.

"Jadi dalam sebuah hadis disebutkan, bahwa sebaik-baiknya generasi kata nabi ialah generasi setelah aku yaitu para sahabat," jelasnya.

Zainal Abidin juga menyampaikan, dalam perjalana menuntut ilmunya, Malik bin Dinar berguru kepada ulama-ulama besar pada zamannya, salah satunya adalah Hasan Al-Basri, sebelum akhirnya beliau wafat sekitar 130 Hijriah. Kisah Hidupnya banyak tercatat dalam kitab sejarah terkenal seperti Hilyatul Auliya karya Imam Abu Nu'aim, Shifatus Safwah karya Ibnu Jauzi.

"Jadi kisah beliau ini disebutkan di berbagai kitab sejarah diantaranya, Hilyatul Auliya karya Imam Abu Nu'aim, Shifatus Safwah karya Ibnu Jauz. Kemudian juga kisah beliau diceritakan dalam kitab Sirayu A'lamin Nubala yang terkenal karya Imam Adz-Dzahabi," katanya.

Malik bin Dinar dikenal sebagai sosok ulama yang sangat zuhud dan terpandang, masa lalu kehidupannya ternyata dipenuhi kegelapan sebelum beliau mendapatkan hidayah. Perubahan jalan kehidupan dari kehampaan menuju jalan kebenaran menjadi bukti nyata bahwasanya pencipta seluruh alam selalu memiliki takdir yang indah bagi setiap hambanya.

"Allah memiliki cara yang sangat luar biasa serta tidak terduga dalam memberikan hidayah kepada hamba-hambanya yang dikehendaki untuk kembali betobat," katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....