BPBD Sanggau Perkuat Koordinasi Antisipasi Karhutla

  • 29 Jul 2026 21:35 WIB
  •  Entikong

RRI.CO.ID, Entikong - BPBD Kabupaten Sanggau terus meningkatkan pengawasan komprehensif untuk mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan yang berpotensi terjadi selama musim kemarau. Langkah tersebut dilakukan dengan memperketat jalur komunikasi secara intensif, mulai dari jajaran pemerintah kecamatan hingga aparat di tingkat desa.

Plt. Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Sanggau, Sigit Purnomo dalam Obrolan Sanggau Menyapa RRI PRO1 Sanggau, Senin 27 Juli 2026 menjelaskan pentingnya langkah cepat dan komunikasi berkesinambungan bersama pihak wilayah. Menurutnya, hal tersebut sangat mendasar agar pemetaan daerah langganan kebakaran dapat dilakukan secara presisi sebelum kobaran api meluas.

"Kami selalu berkoordinasi dengan pihak - pihak terutama kecamatan, apabila memang ada terjadinya kebakaran - kebakaran di daerah - daerah kecamatan maupun di desa-desa," katanya.

Menurut Sigit, pemantauan titik rawan api dilakukan di seluruh wilayah, pihak BPBD mengonfirmasi bahwa penanganan pemadaman langsung di lapangan saat ini masih terfokus di Kecamatan Kapuas. Wilayah tersebut menjadi perhatian utama akibat tingginya frekuensi insiden kebakaran dalam beberapa waktu terakhir yang membutuhkan penanganan secara intensif.

Ia menambahkan, untuk wilayah kecamatan lain hingga saat ini memang belum menerima laporan resmi secara langsung dari petugas gabungan. Tiga lokasi yang baru saja selesai ditangani oleh tim pemadam di Kecamatan Kapuas meliputi kawasan Sanggau Permai, Mensarang, dan Penyeladi, dengan kondisi api yang telah berhasil dipadamkan secara menyeluruh dan aman.

Dalam mengeksekusi tindakan penanggulangan karhutla di lapangan, BPBD terus memperkuat sinergi lintas instansi dengan melibatkan BPBD, Manggala Agni, TNI, Polri, serta tim Damkar. Sinergi ini memastikan pemadaman dan pendinginan di lokasi berjalan cepat hingga api benar-benar padam, serta mencegah munculnya kembali titik api di kemudian hari secara optimal.

"Untuk sementara kami memang belum ada laporan dan belum menangani untuk daerah dan kecamatan lain. Kami masih berfokus di daerah Kapuas, yaitu daerah Sanggau Permai daerah Mensarang, terakhir kemarin daerah Penyeladi," jelasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....