Brigade Pangan Jadi Ujung Tombak Pertanian Modern di Sanggau
- 23 Jul 2026 20:23 WIB
- Entikong
RRI.CO.ID, Entikong – Brigade Pangan disiapkan menjadi ujung tombak modernisasi pertanian di Kabupaten Sanggau melalui penerapan alat dan mesin pertanian berbasis smart farming. Ketua Tim Kerja Penyuluhan Pertanian Kabupaten Sanggau, Romi Januardi mengatakan, langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan indeks pertanaman dan produktivitas lahan sawah.
"Untuk mendukung modernisasi pertanian di Kabupaten Sanggau, itu dengan mengoptimalkan peran Brigade Pangan yang sudah kita bentuk. Bagaimana Brigade Pangan dapat mengelola usaha tani menggunakan sistem pertanian modern, artinya pertanian menggunakan alat dan mesin untuk mendukung smart farming," kata Romi di Kawasan Sabang Merah, Kamis 23 Juli 2026.
| Baca juga: Kader Jadi Fokus Penguatan Program Pokok PKK |
Ia berharap, penerapan pertanian modern mampu mengoptimalkan pemanfaatan lahan sawah sehingga frekuensi tanam meningkat dari satu kali menjadi dua kali dalam setahun. Dengan demikian disebutkan, produksi pertanian maupun luas tanam di Kabupaten Sanggau juga dapat terus bertambah.
"Harapannya dengan adanya pertanian modern itu mengoptimalkan fungsi lahan sawah yang dari satu musim tanam satu kali menjadi dua kali dalam satu tahun. Artinya ada peningkatan produksi maupun peningkatan luas tanam," ungkapnya.
Romi menambahkan, saat ini Kabupaten Sanggau memiliki 12 Brigade Pangan, namun bantuan drone pertanian baru disalurkan kepada tiga brigade sebagai tahap awal. Dikatakan, sembilan Brigade Pangan lainnya akan menerima bantuan serupa secara bertahap.
"Kalau untuk Kabupaten Sanggau sebenarnya Brigade Pangan kita ada 12. Tetapi kalau untuk drone baru untuk di tiga Brigade Pangan ini. Nanti akan menyusul ke sembilan Brigade lainnya," ucapnya.
Ia juga mengingatkan seluruh Brigade Pangan agar mengikuti pelatihan dan prosedur operasional penggunaan drone sesuai ketentuan. Menurutnya, hal tersebut penting untuk memaksimalkan fungsi alat sekaligus meminimalkan risiko kegagalan operasional di lapangan.
"Brigade Pangan nanti diminta untuk mengikuti aturan yang berlaku dalam pengoperasionalan drone. Sehingga diharapkan nanti fungsinya memang dapat dimaksimalkan dan dapat meminimalisir kegagalan operasional di lapangan," tuturnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....