TNI Rehab 75 Rumah Tidak Layak Huni di Perbatasan

  • 22 Jul 2026 20:00 WIB
  •  Entikong

RRI.CO.ID, Entikong – Kasdam XII/Tanjungpura, Brigjen TNI Bambang Sujarwo membuka Karya Bakti Skala Besar TNI AD di Pasar Modern PLBN Entikong, Kecamatan Entikong, Kabupaten Sanggau, Rabu 22 Juli 2026. Kegiatan tersebut akan berlangsung hingga 20 September 2026 di wilayah Kodim 1204/Sanggau, Kodim 1205/Sintang, dan Kodim 1209/Bengkayang.

Dalam sambutannya, ia menyampikan, Karya Bakti Skala Besar merupakan wujud pengabdian TNI kepada masyarakat sekaligus mendukung percepatan pembangunan di daerah perbatasan. Program tersebut juga menjadi implementasi kemanunggalan TNI dengan rakyat melalui pembangunan infrastruktur dan kegiatan sosial yang menyentuh kebutuhan masyarakat.

“Kegiatan Karya Bakti Skala Besar di wilayah Kodam XII/Tanjungpura khususnya di daerah perbatasan ini tujuannya, bahwa pemerintah hadir untuk masyarakat dalam rangka mensejahterakan rakyatnya melalui TNI,” kata Brigjen TNI Bambang Sujarwo.

Disampaikannya, sasaran fisik yang akan dikerjakan meliputi pembangunan jembatan, 50 unit sumur, fasilitas mandi cuci kakus (MCK), rehab lima sekolah, pembangunan 75 rumah layak huni, dua rumah singgah, serta lima rumah ibadah. Selain itu, TNI juga melaksanakan pengobatan gratis, pemeriksaan mata dan pembagian kacamata, operasi bibir sumbing dan katarak, donor darah, penghijauan, penanaman mangrove, pembagian sembako, hingga penyuluhan bahaya narkoba dan peredaran barang ilegal.

“Untuk Karya Bakti Skala Besar ini kita laksanakan tertuju pada dua sasaran, yakni fisik dan non fisik, seperti pembagunan jembatan, rumah tidak layak huni, sumur dan non fisik pengobatan gratis, pemeriksaan mata, operasi bibir sumbing dan katarak, serta penanaman mangrove,” ujarnya.

Kasdam Tanjungpura, Brigjen TNI Bambang Sujarwo saat meninjau kegiatan donor darah di Komplek Pasar Baru Entikong, Rabu 22 Juli 2026. (Foto: RRI/Rangga)

Sementara itu, Dandim 1204/Sanggau Letkol Inf. Nurracman Ginda Dradhizya mengatakan, seluruh personel telah disiapkan untuk mendukung pelaksanaan Karya Bakti Skala Besar agar seluruh target pembangunan dapat diselesaikan sesuai jadwal. Menurutnya, keberhasilan program tersebut bergantung pada sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat.

"Melalui semangat gotong royong dan sinergi seluruh unsur, kami optimistis program Karya Bakti Skala Besar ini akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat di wilayah perbatasan," ucap Letkol Inf. Nurracman Ginda Dradhizya.

Dandim menegaskan, program Karya Bakti Skala Besar TNI AD diharapkan tidak hanya mempercepat pembangunan infrastruktur dasar di kawasan perbatasan, tetapi juga memperkuat kualitas pelayanan kesehatan, pendidikan, dan lingkungan. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kawasan perbatasan sebagai beranda terdepan Indonesia sekaligus mendukung pemerataan pembangunan nasional.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....