Polisi Awasi Antrean BBM di Entikong

  • 20 Jul 2026 20:18 WIB
  •  Entikong

RRI.CO.ID, Entikong – Antrean panjang mewarnai distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) di SPBU Entikong, Kabupaten Sanggau. Ratusan kendaraan roda empat dan sepeda motor mengantre untuk memperoleh BBM bersubsidi.

Kapolsek Entikong, AKP Donny Sembiring mengatakan, kehadiran polisi di SPBU merupakan langkah preventif untuk memastikan distribusi BBM berlangsung sesuai ketentuan. Pengawasan juga dilakukan agar masyarakat tetap memperoleh pelayanan secara aman, tertib, dan tanpa hambatan.

"Monitoring ini kami lakukan untuk memastikan ketersediaan BBM tetap aman dan proses penyaluran berjalan dengan baik. Kami juga mengawasi situasi di lapangan agar tidak terjadi penyimpangan distribusi maupun gangguan kamtibmas yang dapat merugikan masyarakat," kata AKP Donny Sembiring, Senin 20 Juli 2026.

Ia menyampaikan, pengawasan intensif dilakukan personel Polsek Entikong sejak adanya antrian panjang kendaraan terjadi, dampak dari perubahan harga BBM beberapa waktu lalu. Selain memantau antrean kendaraan, petugas juga memeriksa ketersediaan stok BBM, memastikan pelayanan berjalan normal, serta mengantisipasi praktik penyalahgunaan BBM bersubsidi di wilayah perbatasan.

Personel Polsek Entikong melakukan pengawasan distribusi BBM di SPBU Entikong, Senin 20 Juli 2026. (Foto: Dok. Polres Sanggau)

Kapolsek menegaskan, selain melakukan pengawasan, dan tutut mengatur ketertiban pengantre, personel Polsek Entikong juga melalukan koordinasi dengan pengelola SPBU terkait kondisi stok dan pelayanan kepada konsumen. Setiap petugas diperintahkan untuk untuk mendeteksi lebih dini apabila terjadi kendala distribusi maupun lonjakan permintaan BBM.

"Kami akan terus melakukan pemantauan secara berkala, terutama pada penyaluran BBM bersubsidi. Pengawasan ini merupakan komitmen Polri untuk memastikan distribusi tepat sasaran sekaligus mencegah praktik-praktik yang dapat merugikan masyarakat," ujarnya.

Donny mengimbau, masyarakat tetap mematuhi aturan saat mengantre dan tidak mudah terpengaruh informasi yang belum terverifikasi. Masyarakat diminta segera melaporkan apabila menemukan dugaan penimbunan, penyalahgunaan, atau praktik distribusi BBM yang tidak sesuai ketentuan.

“Pengawasan distribusi BBM di kawasan perbatasan akan terus kami, dan dukungan aktif masyarakat sangat dibutuhkan, jangan segan melapor jika menemukan penyimpangan dilapangan,” ucap Donny Sembiring.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....