Petani Perbatasan Wujudkan Dukungan untuk Swasembada Pangan
- 08 Jul 2026 20:24 WIB
- Entikong
RRI.CO.ID, Entikong – Petani di Kecamatan Entikong, Kabupaten Sanggau membuktikan mampu menjadi bagian penting dalam mendukung target swasembada pangan pada kegiatan penanaman jagung. Melalui pengelolaan lahan, kelompok tani di Dusun Entikong Tapang berhasil mencatat estimasi produktivitas jagung hibrida mencapai 13,36 ton jagung tongkol basah per hektare.
Ketua Kelompok Tani Swadaya Dusun Tapang Entikong, Abdurrahman mengatakan, hasil panen perdana lahan demplot kali ini melampaui target. Menurutnya, produktivitas yang dicapai menjadi penyemangat bagi petani untuk terus meningkatkan luas tanam pada musim berikutnya.
"Alhamdulillah hasil panen ini sangat memuaskan. Kami semakin yakin petani perbatasan juga mampu berkontribusi mendukung swasembada pangan nasional apabila mendapat pendampingan yang berkelanjutan dari tenaga teknis pertanian," ungkap Abdurrahman, Rabu 8 Juli 2026.
Ia menjelaskan, berdasarkan hasil pengukuran menggunakan metode ubinan, produktivitas jagung tongkol basah mencapai 13,36 ton per hektare. Capaian tersebut jauh lebih baik dibandingkan pola budidaya sebelumnya yang masih dilakukan secara tradisional dengan produktivitas lebih rendah.
“Kalau panen sebelumnya, dibawah sepuluh ton per hektare, kalau lahan demplot kali ini cukup tinggi hasilnya dari yang hasil ubinan penyuluh,” ujarnya.
Abdurrahman mengakui, keberhasilan tersebut menunjukkan bahwa penerapan benih unggul, pola tanam yang tepat, pemeliharaan tanaman, serta pendampingan penyuluh pertanian mampu meningkatkan hasil produksi secara signifikan. Pola budidaya yang sudah diterapkan kelompok tani ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi petani lain di kawasan perbatasan.
"Keberhasilan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus menanam jagung. Lahan yang masih tersedia akan kami manfaatkan agar produksi terus meningkat dan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus mendukung ketahanan pangan nasional," katanya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....