Kemarau di Sanggau, Tanaman Hortikultura Rentan Terdampak
- 22 Jun 2026 20:18 WIB
- Entikong
RRI.CO.ID, Entikong - Perubahan iklim menjadi tantangan serius bagi sektor pertanian di Kabupaten Sanggau. Hal ini karena komoditas pangan strategis di kabupaten itu rentan mengalami penurunan produksi.
Kabid Ketahanan Pangan, Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perikanan Kabupaten Sanggau, Nur Affandi menjelaskan, tanaman pangan dan hortikultura menjadi komoditas pangan paling terdampak cuaca. Apalagi, imbuh dia, tahun ini kekeringan diperkirakan berlangsung lebih lama.
“Komoditas yang paling rentan terhadap perubahan iklim adalah padi, jagung, cabai, dan sayuran. Ancaman kekeringan diperkirakan berlangsung pada periode Mei hingga Agustus tahun ini,” ujar Affandi dalam Dialog Sanggau Menyapa di RRI Sanggau, Senin 22 Juni 2026.
Kondisi tersebut, dijelaskan, memerlukan langkah antisipasi sejak dini dari pemerintah dan petani. Pemantauan cuaca dan pola tanam menjadi bagian penting menghadapi perubahan iklim.
“Wilayah Kalimantan memang tidak se-ekstrem Pulau Jawa dalam menghadapi kekeringan berkepanjangan. Namun, ancaman penurunan produksi tetap harus diantisipasi sejak sekarang,” jelasnya.
Dia bilang, keberadaan hutan hujan tropis membantu menjaga kelembapan lingkungan sekitar. Hal tersebut membuat dampak kekeringan di Kabupaten Sanggau relatif lebih terkendali.
“Meski demikian, sektor pertanian tetap membutuhkan strategi adaptasi terhadap perubahan cuaca yang terjadi. Langkah tersebut penting menjaga keberlanjutan produksi pangan daerah,” ungkapnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....