Rupiah Melemah, Pelaku Usaha Kecil di Sanggau Mulai Tertekan
- 25 Mei 2026 21:45 WIB
- Entikong
RRI.CO.ID, Entikong – Penurunan nilai rupiah terhadap dolar Amerika Serikat mulai dirasakan para pelaku usaha kecil di Kabupaten Sanggau. Salah seorang pedagang toko kelontong di Sanggau, Jossin Ricky menyebut, kenaikan harga bahan baku impor membuat modal usaha ikut meningkat, terutama pada produk berbahan plastik.
“Kalau untuk usaha sih pengaruh banyak. Soalnya banyak barang-barang bahan bakunya dari luar dan pembeliannya lewat dolar, jadi modal usaha ikut naik,” kata Jossin di Sanggau, Senin 25 Mei 2026.
Ia mengungkapkan kenaikan harga paling terasa terjadi pada produk berbahan plastik, termasuk berbagai jenis kemasan kebutuhan sehari-hari. Menurutnya, hampir seluruh barang yang menggunakan kemasan plastik ikut terdampak karena biaya produksi meningkat.
“Semua yang berhubungan dengan plastik kena dampak. Bahkan barang yang kita pikir enggak ada hubungannya dengan plastik juga tetap ada pengaruhnya karena bungkus dan kemasannya dari plastik,” ungkapnya.
Jossin menambahkan kondisi tersebut juga memengaruhi daya beli masyarakat yang kini cenderung menahan pengeluaran. Ia menilai masyarakat lebih memilih menyimpan uang karena harga barang kebutuhan terus mengalami kenaikan.
“Orang-orang merasa barang makin naik, jadi daya beli turun. Mereka sekarang enggak terlalu spending pengeluaran,” ucapnya.
Selain itu, ia mengatakan kenaikan harga plastik juga mulai memengaruhi pasokan sejumlah produk, termasuk air mineral dalam kemasan. Menurutnya, kenaikan harga bahan plastik membuat distribusi barang menjadi lebih terbatas dibanding biasanya.
“Harga plastik untuk kantong es saja naik lebih dari 65 persen sejak isu perang Iran dan Amerika Serikat itu. Air mineral juga agak langka karena botolnya dibuat dari plastik,” tukasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....