Deteksi Dini Konflik Jadi Kunci Menjaga Toleransi di Sanggau

  • 25 Mei 2026 07:43 WIB
  •  Entikong

RRI.CO.ID, Entikong - Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Sanggau menegaskan pentingnya deteksi dini konflik sebagai langkah menjaga toleransi dan kerukunan di tengah keberagaman suku, agama, dan budaya. Upaya ini dinilai menjadi fondasi untuk mencegah gesekan sosial berkembang menjadi konflik yang besar.

Wakil Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama Kabupaten Sanggau, Heronimus Tabrani Wasis, menyampaikan bahwa peran masyarakat menentukan dalam menciptakan damai. Menurutnya, komunikasi antarwarga, tokoh agama, dan pemerintah perlu diperkuat agar persoalan dapat diselesaikan cepat dan bijaksana sebelum berkembang menjadi konflik.

“Deteksi dini harus dimulai dari lingkungan terkecil, karena konflik sering muncul dari persoalan sederhana yang tidak segera diselesaikan,” ungkap Heronimus dalam dialog RRI Sanggau Menyapa, Sabtu 23 Mei 2026.

Ia menilai peran tokoh masyarakat dan pemuda penting dalam membangun sikap saling menghormati. FKUB Sanggau juga terus memperkuat persaudaraan dan persatuan melalui dialog lintas agama serta kegiatan sosial.

“Kerukunan bukan hanya tanggung jawab pemerintah atau tokoh agama, tetapi tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat,” katanya.

Heronimus juga mengajak masyarakat untuk lebih bijak menggunakan media sosial dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum jelas kebenarannya. Menurut Heronimus, penyebaran hoaks dan ujaran kebencian dapat memicu ketegangan jika tidak disikapi secara cerdas dan hati-hati.

Melalui penguatan deteksi dini konflik dan kolaborasi semua pihak, Heronimus berharap suasana toleransi dan keharmonisan di Kabupaten Sanggau dapat terus terjaga. Dengan demikian, masyarakat dapat hidup berdampingan secara damai serta bersama-sama mendukung pembangunan daerah yang aman dan kondusif.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....