FKUB Sanggau Soroti Maraknya Sebaran Informasi Intoleran di Media Sosial

  • 20 Mei 2026 08:55 WIB
  •  Entikong

RRI.CO.ID, Entikong - Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Sanggau menyoroti maraknya penyebaran paham intoleransi di dunia digital saat ini. Apabila tidak segera dilakukan pencegahan, maka dapat memicu radikalisme di kalangan masyarakat, terutama generasi muda.

"Hindarilah sikap yang membuat kita seolah-olah merasa paling benar, sehingga kita meremehkan teman-teman yang berbeda pendapat serta ajaran dari kita. Sikap intoleran seperti in, jangan sampai menjurus ke sikap-sikap yang radikal, khususnya dikalangan anak muda," kata Ketua Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB), Suyono Asun dalam Dialog RRI Sanggau Menyapa, Rabu 20 Mei 2026.

Menurutnya, kemajuan teknologi saat ini membuat berbagai informasi negatif mudah masuk mempengaruhi masyarakat, termasuk remaja. Konten-konten yang bersifat provokatif, kerap ditampilkan dan butuh penyaringan informasi lebih lanjut agar tidak termakan berita palsu.

"Kami dari FKUB berupaya menghimbau dan mencegah agar paham-paham intoleransi yang disebarkan melalui media sosial dapat diminimalisir. Kami juga berupaya agar isu-isu seperti ini tidak berkembang menjadi isu yang bisa merusak kerukunan hidup umat beragama yang ada di Sanggau ini," ujarnya.

Ia mengatakan, dalam hal ini peran keluarga dan dunia pendidikan sangat dibutuhkan untuk menghasilkan generasi muda yang menjujung tinggi nilai toleransi. Pembinaan yang dilakukan sejak awal dapat mencegah munculnya konflik disebabkan fanatisme berlebihan.

"Yang menjadi tantangan kita saat ini adalah anak muda yang punya sikap fanatisme dan harga diri tinggi. Jadi yang seperti ini dalam beberapa hal tidak mau kalah serta ingin menang sendiri," ungkapnya.

Suyono berharap seluruh elemen masyarakat dapat terus menjaga harmonisasi di tengah perbedaan. Upaya yang dilakukan secara bersama-sama, menurutnya adalah kunci utama agar situasi di Kabupaten Sanggau dapat terus aman, damai, dan tentram.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....