Dinkes Sanggau Kekurangan Dokter dan Tenaga Strategis
- 10 Mei 2026 11:35 WIB
- Entikong
RRI.CO.ID, Entikong - Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sanggau, Najori menyampaikan, sejumlah puskesmas di wilayah Sanggau masih mengalami kekurangan tenaga kesehatan strategis. Ia menilai, kondisi tersebut menjadi tantangan serius dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat, khususnya di daerah kecamatan.
“Nah, di Puskesmas itu kita juga banyak kekurangan-kekurangan, terutama untuk kekurangan tenaga-tenaga yang sangat strategis saat ini, seperti laboratorium, tenaga Kesling (Kesehatan Lingkungan), tenaga gizi, terutama untuk tenaga yang lainnya,” ujar Najor di Sanggau, Minggu, 10 Mei 2026.
Ia menjelaskan, keterbatasan tenaga kesehatan tidak hanya terjadi pada tenaga pendukung, tetapi juga tenaga dokter umum di beberapa puskesmas. Bahkan, terdapat puskesmas yang hanya memiliki satu dokter dan harus merangkap jabatan sebagai kepala puskesmas.
“Nah, dokter-dokter pun juga kita ada beberapa yang kekurangan, seperti Puskesmas Tayan, ya, Puskesmas lain. Nah, itu juga memang banyak yang kekurangan dan hanya dokter itu hanya satu aja di Puskesmas, itu pun ada yang merangkap jadi Kepala Puskesmas,” katanya.
Menurutnya, kondisi ini berdampak pada optimalisasi pelayanan kesehatan, terutama di wilayah yang memiliki keterbatasan sumber daya manusia di sektor kesehatan. Karena itu, Dinas Kesehatan Kabupaten Sanggau terus berupaya mengusulkan tambahan tenaga kesehatan kepada pemerintah pusat untuk memenuhi kebutuhan pelayanan dasar masyarakat.
“Nah, alhamdulillah, insyaallah untuk tahun ini memang kita ada bantuan tenaga khusus dari Nusantara, kita akan mendapatkan tenaga ada empat. Yang pertama adalah nanti dokter di Puskesmas Tayan, di Noyan untuk dokter umum. Dokter gigi nanti itu akan di Puskesmas Mukok dan Puskesmas Tanjung Sekayam,” jelasnya.
Najori menyebut, tambahan tenaga kesehatan tersebut diharapkan mampu memperkuat pelayanan medis di sejumlah puskesmas yang selama ini mengalami kekurangan tenaga dokter dan tenaga kesehatan lainnya. Ia juga menilai dukungan tenaga dari pemerintah pusat menjadi langkah penting untuk meningkatkan pemerataan layanan kesehatan di daerah.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....