Rudi Hartono Ajak Masyarakat Menjaga Alam Melalui Inovasi
- 10 Mei 2026 09:30 WIB
- Entikong
RRI.CO.ID, Entikong - Kepedulian terhadap lingkungan mendorong berbagai pihak untuk terus menghadirkan inovasi pelestarian alam yang berdampak bagi masyarakat. Di Kalimantan Barat, gerakan lingkungan berbasis teknologi digital mulai berkembang dan memberikan manfaat nyata bagi ekonomi maupun ekologi masyarakat pesisir.
Penerima penghargaan Kalpataru dan Local Hero Pariwisata Indonesia, Rudi Hartono, menceritakan ketertarikannya pada bidang lingkungan bermula sejak tahun 2016. Berawal dari keresahan melihat kerusakan kawasan pesisir dan hutan mangrove di Sungai Kupah, Kabupaten Kubu Raya, ia mulai aktif menggerakkan masyarakat untuk menjaga alam melalui berbagai kegiatan pelestarian lingkungan.
“Awalnya saya melihat kondisi lingkungan pesisir yang mulai rusak, dari situ muncul keinginan untuk bergerak bersama masyarakat menjaga alam, karena kita cinta alam dan alam cinta kita,” ungkap Rudi Hartono dalam obrolan Green Radio RRI Sanggau, Minggu 10 Mei 2026.
Menurutnya, tantangan terbesar saat memulai gerakan lingkungan adalah membangun kesadaran masyarakat agar peduli terhadap pentingnya menjaga ekosistem pesisir. Namun melalui pendekatan edukasi dan keterlibatan masyarakat secara langsung, perlahan muncul perubahan pola pikir terkait pentingnya menjaga lingkungan demi masa depan bersama.
Pada tahun 2020, Rudi mulai mengembangkan inovasi berbasis teknologi melalui aplikasi digital “Si Pohon Kalbar”. Platform tersebut digunakan untuk mendukung kegiatan penanaman mangrove, pemantauan pohon, hingga mengajak masyarakat dan generasi muda terlibat langsung dalam gerakan pelestarian lingkungan secara digital.
“Melalui Mangrove Digital dan aplikasi Si Pohon Kalbar, masyarakat bisa ikut menanam, memantau, dan menjaga mangrove secara bersama-sama, tujuan utamanya agar pelestarian lingkungan lebih mudah dijangkau semua kalangan,” jelasnya.
Selain fokus pada pelestarian mangrove, Rudi juga melihat potensi limbah sabut kelapa yang selama ini belum dimanfaatkan secara optimal, sabut kelapa kemudian diolah menjadi produk cocopeat yang bernilai ekonomi dan dapat dimanfaatkan untuk pertanian maupun kebutuhan lingkungan lainnya. Menurutnya, kegiatan tersebut mampu menumbuhkan ekonomi masyarakat sekaligus menjaga kelestarian alam serta ekologi yang bisa menjadi profit untuk daerahnya.
Ia menyampaikan bahwa inovasi lingkungan sangat penting dilakukan di tengah tantangan perubahan iklim dan kerusakan alam yang semakin meningkat. Teknologi digital dinilai menjadi sarana efektif untuk memperluas edukasi lingkungan serta meningkatkan partisipasi masyarakat dalam menjaga ekosistem pesisir dan kawasan mangrove.
Berbekal konsistensi yang di jalani selama ini dalam pelestarian lingkungan, Rudi dan tim serta masyarakat dengan bangganya menerima penghargaan Kalpataru dan Local Hero Pariwisata Indonesia pada tahun 2022. Harapan generasi muda tidak takut memulai langkah kecil dalam menjaga lingkungan, karena dari hal sederhana dapat lahir inovasi besar yang membawa manfaat bagi alam dan kehidupan masyarakat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....