Atlet Mempawah Ini Ukir Prestasi di Arena Muaythai

  • 08 Mei 2026 19:58 WIB
  •  Entikong

RRI.CO.ID, Entikong - Berawal dari kenakalan remaja yang gemar berkelahi, Muhammad Ariij Arkaan anak muda asal Kabupaten Mempawah justru menemukan jalan hidupnya di dunia olahraga bela diri muaythai. Atlet asal Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat itu kini dikenal sebagai salah satu petarung muda yang siap bersaing di berbagai kejuaraan bergengsi.

Pada Dialog RRI Sanggau Menyapa, Jumat 8 Mei 2026 Arkaan, mengungkapkan ketertarikannya terhadap muaythai muncul saat melihat para senior di lingkungannya rutin menjalani latihan. Dari situlah Ariij mulai mengikuti jejak mereka dan perlahan menekuni olahraga keras tersebut dengan penuh keseriusan.

Diakuinya, selama kurang lebih dua tahun, Ariij berlatih secara autodidak untuk memahami teknik dasar muaythai. Ketekunannya kemudian membawanya masuk ke kamp latihan dan menjalani pembinaan intensif selama satu tahun terakhir.

“Awalnya saya hanya ikut-ikutan senior latihan, tapi lama-lama saya merasa muaythai adalah tempat untuk menyalurkan energi dan kemampuan diri,” ujar Arkaan.

Menurutnya, muaythai bukan sekadar olahraga adu fisik, melainkan juga seni bela diri yang membentuk karakter. Ia mengaku belajar mengendalikan emosi, menjaga disiplin, serta menghormati lawan di dalam maupun luar arena.

Saat ini, Ia bersama tim berhasil meraih medali emas pada kejuaraan WES Borneo Championship, yang berlangsung di GOR SSA Pontianak 1-2 Mei 2026. Dalam kejuaraan tersebut, ia tampil di kelas elit dengan kategori berat badan 57 kilogram.

Meski percaya diri menghadapi pertandingan, Arkaan mengaku tantangan terbesar bukan berasal dari lawan di arena. Baginya, melawan rasa sombong dalam diri sendiri menjadi ujian paling berat selama meniti karier sebagai atlet.

Ia menilai sikap disiplin menjadi kunci utama untuk meraih prestasi di dunia olahraga bela diri. Latihan yang konsisten dan menjaga fokus disebutnya sebagai modal penting untuk menjadi juara.

“Kalau ingin berhasil, jangan malas latihan dan jangan cepat puas. Disiplin adalah jalan menuju kemenangan,” katanya.

Melalui perjalanan hidupnya, Arkaan berharap generasi muda Kalimantan Barat tidak takut mengejar impian mereka. Ia juga mengajak anak-anak muda untuk menyalurkan energi ke kegiatan positif agar mampu meraih masa depan yang lebih baik.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....