Kades Kunyil Kecewa Penetapan Batas Sanggau-Ketapang

  • 08 Mei 2026 20:00 WIB
  •  Entikong

RRI.CO.ID, Entikong – Kepala Desa Kunyil, Kecamatan Meliau, Suhardi mengaku kecewa terhadap penetapan tapal batas Kabupaten Sanggau dan Ketapang. Ia menilai proses penetapan batas wilayah tersebut tidak melibatkan masyarakat maupun aparatur desa setempat.

Kekecewaan itu disampaikan Suhardi usai mengikuti rapat koordinasi penetapan batas daerah yang digelar di Aula Bumi Daranante, Kantor Bupati Sanggau pada Jumat, 8 Mei 2026. Dalam rapat tersebut, Pemerintah Kabupaten Sanggau dan Ketapang membahas percepatan penetapan batas wilayah melalui Permendagri.

“Kami diundang dalam rapat ini, tetapi tidak diberi kesempatan lebih lanjut menjelaskan persoalan yang sebenarnya terjadi di lapangan. Padahal masyarakat desa yang paling memahami sejarah dan kondisi tapal batas tersebut,” kata Suhardi di Aula Bumi Daranante, Kantor Bupati Sanggau.

Menurut Suhardi, kesepakatan batas wilayah yang dibuat pada tahun 2021 tidak pernah diketahui oleh aparatur desa maupun tokoh masyarakat Desa Kunyil. Ia menyebut keputusan tersebut berpotensi merugikan masyarakat karena berdampak pada administrasi wilayah dan lahan konsesi milik PT SJAL.

“Dari dulu batas alamnya jelas berdasarkan Sungai Labay dan itu menjadi kesepakatan masyarakat sejak zaman orang tua kami. Kalau keputusan ini dipaksakan, masyarakat Desa Kunyil yang akan paling dirugikan,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Bagian Hukum Setda Sanggau, Marina Rona menegaskan, pembahasan tapal batas telah dilakukan sejak 2014, 2018 hingga 2021. Ia menambahkan, kesepakatan tersebut telah disetujui kedua pemerintah daerah dan kini tinggal menunggu penetapan resmi melalui Peraturan Menteri Dalam Negeri.

“Persoalan batas wilayah ini sebenarnya sudah selesai dibahas dan telah disepakati kedua daerah. Sedangkan terkait konsesi lahan PT SJAL, itu menjadi kewenangan perusahaan untuk menyesuaikan administrasi setelah batas wilayah ditetapkan,” kata Marina Rona.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....