Dinsos P3AKB Sanggau Perkuat Kolaborasi Tekan Angka ATS

  • 07 Mei 2026 20:52 WIB
  •  Entikong

RRI.CO.ID, Entikong - Kepala Bidang Perlindungan Anak Dinsos P3AKB Kabupaten Sanggau, Titin Sumarni, menekankan pentingnya sinergi lintas sektor dalam mendukung program Wajib Belajar (Wajar) dan menekan angka anak tidak sekolah (ATS). Menurutnya, penanganan persoalan pendidikan anak tidak dapat dilakukan sendiri oleh pemerintah, melainkan membutuhkan kolaborasi seluruh pihak.

“Peran lintas sektor sangat penting dalam mendukung program wajib belajar dan menghadapi tingginya angka ATS di Kabupaten Sanggau. Kerja sama antarlembaga menjadi kunci agar seluruh anak dapat memperoleh akses pendidikan secara merata,” ujar Titin Sumarni, Kamis 7 Mei 2026.

Titin mengatakan, pemerintah daerah terus mendorong keterlibatan berbagai pihak dalam upaya pemenuhan hak pendidikan anak. Instansi seperti Dinas Pendidikan, Dinsos P3AKB, masyarakat, dunia usaha, hingga media massa dinilai memiliki peran penting dalam mendukung keberhasilan program tersebut.

“Kami perlu sinergi bersama, baik dari Dinas Pendidikan, Dinsos P3AKB, masyarakat, dunia usaha, maupun media massa agar anak-anak di Kabupaten Sanggau dapat menikmati wajib belajar. Dengan kolaborasi yang kuat akan membantu memperluas jangkauan perlindungan dan pendampingan terhadap anak-anak yang berisiko putus sekolah,” katanya.

Selain memperkuat kerja sama lintas sektor, pemerintah daerah juga terus menyiapkan strategi untuk menekan jumlah anak tidak sekolah di Kabupaten Sanggau. Upaya tersebut dilakukan melalui pendekatan pendataan, edukasi keluarga, hingga penguatan pengawasan terhadap anak usia sekolah.

“Bagaimana strategi kita untuk mengurangi ATS tentu memerlukan kolaborasi, langkah bersama, dan dukungan semua pihak. Saya berharap setiap elemen masyarakat dapat terlibat aktif dalam menciptakan lingkungan yang mendukung keberlangsungan pendidikan anak,” ungkap Titin.

Titin berharap, kolaborasi seluruh pihak dapat memperkuat upaya pemenuhan hak pendidikan anak di Kabupaten Sanggau. Ia juga menegaskan, Dinsos P3AKB Sanggau akan terus melakukan pendampingan terhadap anak-anak yang berisiko putus sekolah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....