Disbunnak Sanggau Siapkan Pemeriksaan Hewan Kurban jelang Iduladha

  • 06 Mei 2026 21:03 WIB
  •  Entikong

RRI.CO.ID, Entikong - Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Disbunnak Sanggau, Ambius Anton menyampaikan, perkembangan persiapan hewan kurban bantuan Presiden serta ketersediaan hewan kurban di daerah. Ia memastikan, seluruh proses telah melalui koordinasi dan pemeriksaan kesehatan hewan.

“Hewan kurban bantuan Presiden sudah kami lakukan negosiasi harga. Untuk Kabupaten Sanggau dialokasikan satu ekor sapi dengan bobot sekitar 813 kilogram,” ujar Ambius Anton pada Rabu, 6 Mei 2026.

Menurutnya, hewan kurban bantuan Presiden tersebut telah ditetapkan untuk disalurkan ke wilayah Desa Inggis. Proses pengantaran hewan kurban dijadwalkan dilakukan beberapa hari sebelum Hari Raya Iduladha.

“Lokasi penyaluran hewan kurban itu di Desa Inggis kalau tidak keliru. Biasanya pengantaran dilakukan H-3 sebelum pelaksanaan Iduladha,” katanya.

Ambius Anton menjelaskan bahwa Disbunnak Sanggau juga melakukan pengawasan kesehatan hewan kurban melalui pemeriksaan antemortem. Pemeriksaan dilakukan sekitar dua minggu sebelum pemotongan untuk memastikan hewan dalam kondisi sehat.

“Terkait ketersediaan hewan kurban, kami melakukan pemeriksaan antemortem sebelum pemotongan. Tim kami tersebar di beberapa kecamatan untuk pengawasan kesehatan hewan,” jelasnya.

Ia menambahkan, stok hewan kurban di Kabupaten Sanggau saat ini dinilai mencukupi berdasarkan data sementara di beberapa titik penampungan. Namun, pendataan masih terus dilakukan di sejumlah lokasi lainnya.

“Untuk Kota Sanggau saja stok sekitar 160 ekor di salah satu penampung. Kami masih akan melakukan pendataan di lokasi penampungan lainnya,” tuturnya.

Anton menyebutkan, ketersediaan hewan kurban di Sanggau selama ini belum pernah mengalami kekurangan. Ia berharap partisipasi masyarakat dalam berkurban tahun ini dapat kembali meningkat.

“Selama ini kita belum pernah mengalami kekurangan hewan kurban di Sanggau. Kami berharap tahun ini masyarakat bisa berkurban lebih banyak dibanding tahun sebelumnya,” tutupnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....