Pelayanan Kesehatan Ibu-Anak di Perbatasan Terbentur Infrastruktur

  • 05 Mei 2026 20:51 WIB
  •  Entikong

RRI.CO.ID, Entikong - Pelayanan kesehatan ibu dan anak di Dusun Panga, Desa Semanget, Kecamatan Entikong masih terbentur dengan infrastruktur dan geografis wilayah. Bidan Desa Semanget, Nuning Kuminingsih Irawati mengatakan, proses rujukan pasien kerap terkendala kondisi jalan yang sulit dilalui, terutama saat hujan.

“Kalau hujan turun, jalan licin dan kendaraan sulit lewat, padahal pasien harus segera dibawa untuk penanganan lanjutan,” ujar Nuning, Selasa 5 Mei 2026.

Ia menjelaskan, dengan jarak sekitar 10 kilometer menuju Puskesmas terdekat, tenaga kesehatan harus bekerja ekstra memastikan keselamatan ibu dan bayi. Ia menuturkan, kondisi tersebut menjadi tantangan nyata bagi bidan desa yang bertugas di wilayah perbatasan.

Menurut Nuning, keterbatasan akses membuat penanganan pasien harus dilakukan cepat. Hal ini juga perlu dilakukan dengan perhitungan matang agar risiko dapat ditekan semaksimal mungkin.

“Kami harus sigap mengambil keputusan karena keterlambatan sedikit saja bisa berpengaruh pada keselamatan ibu dan bayi,” ungkapnya.

Dikatakan, momentum Hari Bidan Internasional tahun ini kembali menegaskan pentingnya perhatian terhadap layanan kesehatan di kawasan perbatasan. Dia menyampaikan, peran bidan desa menjadi garda terdepan dalam menjaga keselamatan ibu dan anak di tengah keterbatasan sarana pendukung.

“Kami berharap dukungan nyata agar proses rujukan lebih cepat, aman, dan pelayanan kesehatan masyarakat perbatasan semakin optimal,” harapnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....