Bupati Sanggau Tegaskan Bahaya PETI Bagi Lingkungan

  • 27 Apr 2026 20:52 WIB
  •  Entikong

RRI.CO.ID, Entikong - Bupati Sanggau, Yohanes Ontot, menegaskan aktivitas penambangan emas tanpa izin atau PETI masih menjadi ancaman serius bagi lingkungan. Ia menyebut dampak pencemaran yang ditimbulkan telah memengaruhi kehidupan masyarakat di berbagai wilayah.

“Penambangan tanpa izin atau PETI ini berdampak luas terhadap lingkungan dan kehidupan sosial masyarakat. Karena itu kami mengingatkan masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas tersebut,” ujar Ontot pada Senin, 27 April 2026.

Yohanes Ontot menekankan bahwa pemanfaatan sumber daya alam harus mengacu pada aturan pemerintah. Hal ini penting agar hasil bumi tetap memberi manfaat bagi kesejahteraan tanpa merusak lingkungan.

“Pemanfaatan hasil bumi harus sesuai aturan yang berlaku agar tetap berkelanjutan. Kita ingin masyarakat sejahtera tanpa merusak alam,” tegasnya.

Pemerintah daerah juga terus mendorong kesadaran masyarakat untuk menjaga lingkungan sebagai bagian dari kehidupan. Aktivitas PETI yang dilakukan secara sporadis dinilai berpotensi merusak ekosistem dan merugikan masyarakat luas.

“Kami sudah mengeluarkan imbauan resmi agar masyarakat tidak melakukan pertambangan tanpa izin. Kesadaran kolektif sangat dibutuhkan untuk menjaga kelestarian lingkungan,” katanya.

Ontot menegaskan praktik PETI mengancam keberlanjutan sumber daya alam di Kabupaten Sanggau. Ia berharap upaya pencegahan ini mampu menjaga masa depan generasi mendatang agar tetap memiliki lingkungan yang sehat dan lestari.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....