Hujan Masih Turun, BPBD Minta Warga Siaga Kekeringan

  • 25 Apr 2026 18:39 WIB
  •  Entikong

RRI.CO.ID, Entikong – BPBD Kabupaten Sanggau mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi puncak musim kemarau yang diprediksi terjadi pada Juli hingga Agustus 2026. Sekretaris BPBD Sanggau, Budi Darmawan mengatakan, meski saat ini kondisi cuaca masih sesekali diselingi hujan, potensi kekeringan dan kebakaran hutan dan lahan tetap perlu diwaspadai.

“Berdasarkan prediksi dari BMKG, puncak musim kering diperkirakan terjadi pada Juli sampai Agustus, sehingga kesiapsiagaan harus kita perkuat sejak sekarang,” kata Budi, Sabtu 25 April 2026.

Ia menyampaikan, kondisi cuaca yang masih turun hujan tidak boleh membuat masyarakat lengah terhadap potensi bencana ke depan. Ia menekankan, secara nasional, Indonesia mulai memasuki fase kesiapan menghadapi bencana kekeringan.

“Walaupun saat ini secara riil kadang-kadang masih diselingi hujan, kita tetap harus waspada terhadap potensi kekeringan,” ungkapnya.

Menurutnya, dampak kekeringan di Kabupaten Sanggau berpotensi memicu kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Oleh karena itu, kesiapsiagaan masyarakat dinilai penting untuk mencegah risiko bencana yang lebih besar.

“Bencana kekeringan ini dampaknya di Sanggau salah satunya Karhutla, jadi ini yang perlu kita waspadai bersama,” ucapnya.

Budi juga mengimbau masyarakat, khususnya di wilayah rawan, untuk meningkatkan kesiapsiagaan sejak dini baik secara individu maupun keluarga. BPBD Kabupaten Sanggau juga akan melaksanakan apel kesiapsiagaan pada 28 April 2026 guna memperkuat koordinasi dalam menghadapi berbagai potensi bencana saat ini Kabupaten Sanggau.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....