Ratusan Personel TNI Dikerahkan, TMMD ke-128 di Kembayan

  • 23 Apr 2026 17:33 WIB
  •  Entikong

RRI.CO.ID, Entikong – Sebanyak 150 personel TNI dikerahkan dalam TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-128 yang dilaksanakan Kodim 1204/Sanggau di Kecamatan Kembayan, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat. Pengerahan ratusan prajurit ini untuk mendukung percepatan pembangunan di wilayah pedesaan, khususnya di Desa Semayang dan Desa Persiapan Tanak yang menjadi sasaran kegiatan.

Komandan Kodim 1204/Sanggau, Letkol Inf. Nurrachman Gindha Dradhizya mengungkapkan, dari total 150 prajurit, sebanyak 35 orang merupakan unsur komando dan penyuluh, sementara 115 lainnya merupakan pelaksana yang bekerja langsung di lapangan. Seluruh prajurit yang terlibat dalam kegiatan mulai bergerak ke lokasi sesuai masing-masing pos kegiatan.

“Seluruh prajurit akan bekerja secara terpadu selama 30 hari, mulai 22 April hingga 21 Mei 2026, untuk memastikan seluruh sasaran TMMD dapat tercapai sesuai target,” kata Nurrachman, Kamis 23 April 2026.

Ia menjelaskan, dengan jumlah personel yang signifikan tersebut, TMMD ke-128 difokuskan pada pembangunan infrastruktur dasar yang dinilai krusial bagi masyarakat desa. Sasaran fisik meliputi pelebaran jalan sepanjang 13 kilometer, pembangunan 18 titik gorong-gorong, serta pembangunan dua unit jembatan kayu.

Prajurit TNI yang diturunan pada TMMD ke-128 di Kecamatan Kembayan, Kamis 23 April 2026. (Foto: Dok. Pendim Sanggau).

Menurut Dandim, selain pembangunan fisik, keterlibatan personel TNI juga diarahkan pada kegiatan non-fisik yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Kegiatan tersebut mencakup penyuluhan pertanian, pelayanan Keluarga Berencana (KB), serta vaksinasi rabies.

Di sisi lain, sambungnya, program unggulan Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) turut dilaksanakan secara paralel, antara lain rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), pembangunan sumur bor dan MCK, penanaman pohon, penguatan ketahanan pangan, pembagian sembako, serta pembersihan lingkungan. Pengerahan 150 prajurit dalam TMMD ini, kata dia, tidak hanya menjadi simbol kekuatan militer, tetapi juga representasi komitmen TNI dalam mendukung pembangunan nasional berbasis wilayah.

"Fokusnya terutama di daerah yang masih menghadapi keterbatasan infrastruktur seperti pedesaan di Kabupaten Sanggau," ucapnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....