BBM Non-Subsidi Naik, Volume Pengangkutan Sampah Dikurangi
- 19 Apr 2026 19:14 WIB
- Entikong
RRI.CO.ID, Entikong – Kenaikan harga BBM non-subsidi berdampak langsung pada operasional pengangkutan sampah di Kabupaten Sanggau. Kepala Bidang Pengelolaan Sampah dan Limbah B3 Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sanggau, Sumardi menyampaikan, sebagian besar armada pengangkut sampah menggunakan BBM non-subsidi jenis Dexlite dan Pertamina Dex.
“Kenaikan harga BBM terutama Pertamina Dex dan Dexlite sangat berpengaruh sekali dalam kegiatan operasional, terutama pengangkutan sampah,” kata Sumardi di Sanggau, Minggu 19 April 2026.
Ia menjelaskan, DLH Sanggau mengoperasikan delapan armada pengangkut sampah yang terdiri dari enam dump truck dan dua kendaraan amroll. Dikatakan, hampir seluruh armada tersebut menggunakan BBM non-subsidi untuk menunjang operasional harian.
“Dari delapan tersebut, hampir semuanya menggunakan Dexlite dan Pertamina Dex,” ungkapnya.
Sumardi mengungkapkan, selama ini pengangkutan sampah dilakukan dua kali dalam sehari, yakni pagi dan siang hari. Hal ini dilakukan karena masih terdapat masyarakat yang membuang sampah di luar jadwal yang telah ditentukan.
“Kami lakukan pengangkutan sampah itu biasanya dua kali, pagi dengan siang harinya,” ucapnya.
Dengan adanya kenaikan harga BBM non-subsidi mendorong pihaknya melakukan sejumlah penyesuaian, seperti mengoptimalkan kapasitas angkut serta mengurangi frekuensi pengangkutan. Ia menyebut, langkah ini dilakukan untuk menekan beban operasional tanpa mengabaikan pelayanan.
“Yang pertama kami akan coba sedikit menambah volume dari tonase, yang kedua mengurangi ritase (Frekuensi) yang biasanya dua kali menjadi satu kali,” ungkapnya.
Sumardi menegaskan, pengelolaan sampah tetap menjadi prioritas meski menghadapi tekanan biaya operasional. Disampaikan, DLH Sanggau akan terus mengoptimalkan layanan agar penanganan sampah tetap berjalan dan tidak menimbulkan dampak lingkungan di wilayah Kabupaten Sanggau.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....