Perbatasan Entikong Rawan Peredaran Narkotika
- 16 Apr 2026 11:00 WIB
- Entikong
RRI.CO.ID,Entikong - Wilayah perbatasan Entikong kembali menjadi sorotan sebagai daerah yang rawan pengungkapan kasus narkotika. Letaknya yang berbatasan langsung dengan Malaysia menjadikan kawasan ini rentan dimanfaatkan sebagai pintu masuk peredaran barang terlarang ke Indonesia.
Kasat Narkoba Polres Sanggau, Iptu Eko Aprianto, mengatakan selain Entikong, sejumlah wilayah lain seperti Sekayam, Tayan, Kapuas, dan Meliau juga masuk dalam kategori rawan. Daerah-daerah tersebut dinilai memiliki potensi tinggi sebagai jalur distribusi karena mobilitas masyarakat yang cukup padat serta akses yang relatif terbuka.
Ia menyampaikan bahwa faktor geografis menjadi salah satu penyebab utama tingginya kasus narkotika di kawasan tersebut. Banyak jalur tidak resmi atau jalur tikus yang sulit diawasi secara maksimal oleh aparat.
“Entikong posisinya langsung berbatasan dengan Malaysia, yang menjadikannya pintu strategis keluar-masuk berbagai aktivitas lintas negara,” ungkap Iptu Eko Aprianto, dalam dialog Sanggau Menyapa RRI Entikong, Kamis 16 April 2026.
Menurutnya, selain Entikong wilayah Sekayam hingga Meliau kerap menjadi jalur lanjutan distribusi setelah barang berhasil masuk melalui perbatasan. Kondisi ini membuat aparat harus bekerja ekstra dalam melakukan pengawasan dan penindakan.
Kepolisian kata Eko terus meningkatkan patroli serta melakukan pemetaan wilayah rawan guna mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan narkotika. Upaya ini dilakukan secara berkelanjutan untuk memastikan setiap potensi kerawanan dapat terdeteksi sejak dini.
“Kami terus mengoptimalkan langkah pencegahan dan penindakan, termasuk patroli berkala serta pengawasan ketat di jalur-jalur rawan, demi memutus rantai peredaran narkotika,” ujarnya.
Untuk memasimalkan pengawasan kasus narkoba, kepolisian mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam memberikan informasi terkait aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar. Sinergi antara aparat dan warga dinilai menjadi kunci utama dalam memberantas peredaran narkotika.
“Tanpa dukungan masyarakat, upaya ini tidak akan maksimal. Kami berharap semua pihak dapat bersama-sama menjaga lingkungan dari ancaman narkotika,” katanya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....