Soal Marka Jalan Penyeladi, Bupati Ontot Bilang Begini

  • 07 Apr 2026 16:16 WIB
  •  Entikong

RRI.CO.ID, Entikong - Kecelakaan nahas yang melibatkan bus Damri serta truk CPO di tikungan Penyeladi, Kabupaten Sanggau, kembali menyoroti pentingnya keselamatan jalan. Peristiwa ini memicu perhatian serius terhadap kelengkapan rambu lalu lintas di kawasan yang dikenal rawan kecelakaan tersebut.

"Yang menjadi kewenangan, paling tidak rambu-rambu ini pun sebenarnya kewenangan provinsi, paling tidak pusat sebenarnya, ya. Jadi, kita tetap berupaya bagaimana memberikan rambu-rambu di daerah itu agar orang lebih berhati-hati gitu kan untuk melintas di tempat-tempat yang sangat berbahaya bagi para pengendara," ujar Yohanes Ontot, Bupati Sanggau, Selasa, 7 April 2026.

Ontot menegaskan, meskipun kewenangan utama berada di tingkat provinsi maupun pusat, pihaknya tetap mengambil langkah proaktif. Koordinasi lintas instansi terus dilakukan guna mendorong percepatan penanganan di titik rawan tersebut.

"Ya kita sudah koordinasi ya, dengan Balai jalan dan jembatan kementerian yang ada di Kalimantan Barat," katanya.

Upaya tersebut diharapkan mampu mempercepat pemasangan rambu tambahan serta perbaikan infrastruktur pendukung lainnya. Evaluasi menyeluruh terhadap kondisi tikungan Penyeladi juga menjadi langkah penting dalam mencegah kecelakaan serupa.

"Jadi kita minta perhatian lebih lah, terutama untuk titik-titik rawan yang memang sudah sering terjadi kecelakaan. Supaya ke depan tidak terulang lagi kejadian yang sama,” ungkapnya.

Ontot menekankan, keselamatan di jalan raya merupakan tanggung jawab bersama antara pemerintah dan masyarakat. Ia juga mengingatkan bahwa tanpa langkah cepat dan konkret dalam penyediaan rambu serta peningkatan kewaspadaan pengendara, potensi kecelakaan serupa dikhawatirkan akan terus berulang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....