Pelajar Sanggau Nilai Penerapan PP Tunas Perlu Adaptif

  • 30 Mar 2026 10:25 WIB
  •  Entikong

RRI.CO.ID, Entikong - Kehadiran kebijakan perlindungan di ruang digital melalui PP Tunas memunculkan beragam tanggapan, khusunya pada kalangan pelajar. Sebagian menilai aturan tersebut penting, namun tetap perlu pendekatan yang lebih bijak.

Siswi SMA Negeri 3 Sanggau, Keyla Zahrana Putri menilai penggunaan media sosial sudah menjadi bagian dari kehidupan pelajar. Oleh karena itu, kebijakan yang ada perlu disesuaikan dengan realitas tersebut.

“Pembatasan media sosial bagi anak di bawah usia tertentu memang penting untuk melindungi dari dampak negatif. Namun, di sisi lain juga perlu mempertimbangkan kebutuhan pelajar dalam belajar dan berinteraksi,” kata Keyla dalam program RRI Sanggau Menyapa, Senin 30 Maret 2026.

Ia menjelaskan, media sosial tidak hanya digunakan untuk hiburan, tetapi juga sebagai sarana belajar dan membangun relasi. Banyak informasi edukatif yang justru diperoleh dari platform digital yang sangat dibutuhkan pelajar.

“Pendekatan yang lebih tepat adalah dengan edukasi dan pendampingan, bukan sekadar pembatasan. Dengan begitu, pelajar bisa belajar menggunakan teknologi secara bertanggung jawab,” jelasnya.

Tantangan terbesar yang dihadapi pelajar, menurut Keyla adalah menjaga fokus belajar di tengah derasnya arus informasi. Gangguan dari media sosial sering kali mempengaruhi konsentrasi saat kegiatan belajar-mengajar.

“Selain itu, tekanan sosial seperti tren dan pergaulan juga menjadi tantangan tersendiri bagi pelajar. Hal ini bahkan bisa memicu perundungan di dunia digital,” ungkapnya.

Ia menyampaikan bahwa literasi digital di sekolah masih perlu ditingkatkan agar lebih relevan dengan kondisi saat ini. Pemahaman praktis dinilai lebih dibutuhkan pelajar, dibandingkan hanya teori semata.

“Dengan edukasi yang tepat, pelajar dapat lebih bijak dalam menggunakan media sosial. Hal ini penting agar mereka tidak hanya menjadi pengguna, tetapi juga mampu melindungi diri,” ujarnya.

Keyla berharap ruang digital ke depan tetap memberikan kebebasan namun tetap aman. Keseimbangan antara perlindungan dan kepercayaan dinilai menjadi kunci penting bagi kemajuan generasi muda.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....