Warga Keluhkan Air Sungai Sekayam Keruh Musim Kemarau
- 29 Mar 2026 21:03 WIB
- Entikong
RRI.CO.ID, Entikong - Warga Kecamatan Sekayam, Kabupaten Sanggau mengeluhkan kondisi air Sungai Sekayam yang keruh saat musim kemarau. Kondisi ini dinilai mengganggu aktivitas sehari-hari karena sungai menjadi sumber utama kebutuhan air.
Tokoh Masyarakat Sekayam, Aris Haryono mengungkapkan kekhawatirannya terhadap kondisi air sungai saat ini. Sebab, tingkat kekeruhan yang semakin tinggi dapat berdampak buruk terhadap kesehatan masyarakat.
"Tidak bisa pakai air Sungai Sekayam itu, sangat keruh tidak layak digunakan untuk kebutuhan sehari-hari, bahkan untuk konsumsi sama sekali tidak bisa karena warnanya sudah seperti (minuman) milo, sehingga warga merasa khawatir jika tetap digunakan untuk mandi maupun mencuci," ungkap Aris, Minggu 29 Maret 2026.
Ia menilai, kondisi tersebut bukan hanya mengganggu kenyamanan, tetapi juga berpotensi membahayakan kesehatan masyarakat. Dikatakan, warga pun mulai kesulitan mencari alternatif sumber air bersih di tengah kemarau.
Aris menambahkan, dampak dari kondisi ini sangat dirasakan oleh masyarakat, karena tidak hanya menyulitkan warga dalam memenuhi kebutuhan air bersih sehari-hari, tetapi juga berpotensi menimbulkan masalah kesehatan. Selain itu, imbas lain adalah mengganggu aktivitas ekonomi masyarakat yang bergantung pada ketersediaan air yang layak.
"Sangat berdampak jangan kan mencuci untuk mandi saja melekat lumpur di badan, terutama saat musim kemarau seperti sekarang, stok air bersih terbatas, sementara air PDAM tidak selalu mengalir, sehingga mau tidak mau masyarakat terpaksa tetap turun ke sungai meskipun kualitas airnya tidak layak," ujarnya.
Dia berharap adanya perhatian serius dari pihak terkait terhadap kondisi ini agar segera dilakukan langkah konkret. "Semoga ada tindakan tegas dari pihak terkait untuk menertibkan berbagai aktivitas yang merusak kondisi air di hulu Sungai Sekayam, setidaknya saat musim kemarau aktivitas tersebut dapat dihentikan sementara," imbuhnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....