Kemarau, Warga Sekayam Sulit dapatkan Air Bersih

  • 28 Mar 2026 19:53 WIB
  •  Entikong

RRI.CO.ID, Entikong – Suplai air bersih masyarakat di Kecamatan Sekayam, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat saat ini mengalami penurunan. Sudah beberapa pekan tidak turun hujan, sehingga masyarakat mulai mengalami kesulitan untuk mendapatkan air bersih.

Berkurangnya curah hujan berdampak langsung pada sumber air baku yang digunakan PDAM. Hal ini menyebabkan debit air yang disalurkan ke rumah warga ikut mengalami penurunan.

Warga Sekayam, Agato mengatakan, masyarakat mulai mengalami kesulitan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari seperti memasak, mencuci, hingga keperluan sanitasi karena air bersih tidak ada. Sebagian warga, dikatakan, terpaksa mencari sumber air alternatif yang jaraknya cukup jauh dari permukiman.

“Saat ini debit air mulai berkurang, sudah beberapa minggu tidak turun hujan sehingga kami mulai kesulitan mendapatkan air bersih,” ujar Agato, Sabtu 28 Maret 2026.

Menurut Agato, dampak dari kondisi ini sangat dirasakan dalam aktivitas sehari-hari masyarakat. Karena keterbatasan air bersih membuat, imbuhnya, warga harus mengatur penggunaan air secara ketat, menunda beberapa pekerjaan rumah tangga, serta mengeluarkan tenaga dan waktu lebih untuk mendapatkan air dari sumber lain yang tersedia.

"Dampaknya sangat besar, terutama untuk mencuci, kami sampai harus turun ke sungai untuk mendapatkan air,” katanya.

Ia menambahkan, distribusi air dari PDAM masih tetap berjalan meskipun tidak maksimal. Ini karena debit air yang terbatas membuat aliran ke rumah-rumah warga tidak lancar seperti biasanya, bahkan pada waktu-waktu tertentu air tidak mengalir sama sekali sehingga masyarakat harus menyesuaikan waktu penampungan air saat pasokan tersedia.

“Distribusi air masih ada, namun debitnya sangat kecil sehingga belum mampu memenuhi kebutuhan masyarakat secara optimal,” ucapnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....