Masyarakat Desa Suruh Tembawang Rindukan Infrastruktur Jalan yang Layak

  • 11 Mar 2026 13:02 WIB
  •  Entikong

RRI.CO.ID, Entikong - Kepala Desa Suruh Tembawang, Toni Kristian, menyampaikan bahwa kebutuhan utama masyarakat di desanya adalah infrastruktur jalan yang layak untuk menunjang aktifitas sehari-hari. Pembangunan jalan ini menjadi prioritas utama karena memengaruhi mobilitas, akses ekonomi, pelayanan publik, dan kesejahteraan masyarakat di desa Suruh Tembawang secara keseluruhan.

"Yang menjadi kebutuhan utama dari masyarakat di Desa Suruh Tembawang adalah infrastruktur jalan yang layak," kata Toni Kristian dalam Dialog Sanggau Menyapa RRI Sanggau, Rabu 11 Maret 2026.

Menurut Toni, beberapa kebutuhan dasar dan utama yang diperlukan oleh masyarakat yang ada di desa Suruh Tembawang, antara lain infrastruktur dibidang jalan, telekomunikasi serta penerangan. Bicara kebutuhan utama masyarakat yaitu infrastruktur jalan di desa Suruh Tembawang saat ini, Toni mengungkap sudah hampir lima puluh persen pembangunan yang dilakukan, baik oleh pemerintah desa, daerah, maupun pemerintah pusat.

Namun, dikatakannya secara angka pembangunan infrastruktur tersebut belum seratus persen memadai dikatakan sebagai jalan yang layak untuk dilalui oleh masyarakat desa yang ada di desa Suruh Tembawang. Pembangunan yang dilakukan oleh pemerintah tersebut, ia katakan belum mampu meng-cover permintaan dan kebutuhan dari masyarakat desa, mengingat tahap pembangunan jalan ini masih bersifat awal serta pembukaan.

"Kalau dibilang sudah mememenuhi, ya ada, tapi belum sepenuhnya, karena masih tahap awal pembukaan jalan," ujarnya.

Disampaikannya, akses jalan yang ada di desa Suruh Tembawang saat ini, kondisinya cukup sulit untuk dilalui oleh masyarakat desa, terutama pada saat berlangsungnya musim penghujan. Hal ini, menurutnya dikarenakan kondisi jalan di desa tersebut, pondasinya masih menggunakan tanah kuning serta belum dilakukan pengerasan jalan, sehingga membuat kondisi jalan menjadi becek pada musim hujan dan berdebu pada musim kemarau.

Lebih lanjut, Toni menjelaskan terkait keinginannya dan warga masyarakat yang ada di desa Suruh Tembawang untuk memperoleh infrastruktur jalan yang layak, sudah sangat lama dirindukan. Namun, sampai saat ini belum ada dilakukan perbaikan dibeberapa titik jalan desa, bahkan sejak adanya pembukaan jalan yang dilakukan oleh pemerintah sejak tahun 2017 lalu.

"Jalan Pararel Perbatasan Poros Entikong- Suruh Tembawang, dari 2017 hanya dilakukan perawatan-perawatan saja tapi tidak ada dilakukan pengerasan," ucapnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....