Anak Muda Gelisah Menatap Masa Depan, Allah Selalu Punya Petunjuk
- 15 Mar 2026 10:00 WIB
- Entikong
RRI.CO.ID, Entikong - Kebimbangan kerap menyelimuti jiwa anak muda ketika menatap masa depan, mulai dari pergulatan dalam memilih karier, jodoh hingga menentukan arah hidup yang sejati. Namun, di balik kegelisahan dan keraguan itu, iman dan keteguhan hati kepada Allah menjadi fondasi yang meneguhkan, menjadikan manusia mampu melangkah dengan mantap meski badai kehidupan menghadang.
Komandan PASKAS (Pasukan Amal Sholeh) Mempawah, Restu Abi, mengatakan bahwa rasa bimbang merupakan hal yang wajar dialami setiap manusia, termasuk generasi muda yang tengah menapaki jalan pencarian jati diri. Ia menyoroti bagaimana tekanan dari ekspektasi lingkungan kerap membebani mereka, hingga terkadang melupakan bahwa Allah senantiasa menuntun dan memberikan petunjuk dalam setiap langkah hidup.
“Berapa banyak hari ini anak muda yang suka bimbang dengan dirinya, bimbang dengan masa depannya, jodohnya, dan kehidupannya nanti. Padahal Allah sendiri pasti akan membimbing kita sebagai hamba-Nya yang beriman," ungkap Restu Abi dalam Obrolan Tauladan Pro 2 RRI Sanggau, Jumat, 13 Maret 2026.
Restu menjelaskan bahwa kebimbangan yang muncul di kalangan anak muda kerap dipicu oleh beragam pertanyaan dari lingkungan sekitar, seperti kapan akan menikah, kapan menyelesaikan pendidikan, atau kapan memperoleh pekerjaan yang mapan. Menurutnya, rentetan pertanyaan tersebut tanpa disadari dapat menjelma menjadi tekanan sosial yang membebani pikiran, hingga membuat sebagian anak muda merasa tertinggal dan membandingkan perjalanan hidupnya dengan orang lain.
“Rasulullah sebagai manusia terbaik juga pernah merasakan kebimbangan terhadap umatnya. Namun Allah menegaskan bahwa cukuplah Dia menjadi pemberi petunjuk dan penolong.” jelasnya.
Ia mengatakan bahwa pesan tersebut menjadi pengingat penting bagi setiap manusia agar tidak mudah berputus asa ketika dihadapkan pada berbagai persoalan hidup. Sebaliknya, setiap ujian dan kesulitan hendaknya disikapi dengan keteguhan hati serta keyakinan bahwa Allah senantiasa membuka jalan keluar bagi hamba-Nya yang bersabar dan terus berikhtiar.
“Kalau kita hari ini bimbang dengan karir, jodoh atau masa depan, yakinlah Allah adalah pemberi petunjuk dan penolong. Cukuplah Allah yang membimbing kehidupan kita," katanya.
Restu mengajak generasi muda untuk mempererat hubungan dengan Al-Qur’an sebagai sumber ketenangan dan petunjuk hidup, agar tidak mudah diliputi kegelisahan dalam menghadapi berbagai persoalan kehidupan. Ia juga berharap bulan Ramadan dapat menjadi momentum berharga bagi anak muda untuk kembali mendekatkan diri kepada Allah, memperbaiki diri, serta menemukan arah dan tujuan hidup yang lebih baik di masa depan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....