Malam Lailatul Qadar Idola Spiritual Mukmin Penuh Ampunan dan Takdir Tahunan
- 06 Mar 2026 07:42 WIB
- Entikong
RRI.CO.ID,Entikong - Malam Lailatul Qadar merupakan malam yang memiliki kemuliaan lebih baik daripada seribu bulan. Pada malam penuh kemuliaan ini, umat Islam meyakini bahwa doa-doa lebih mudah diijabah oleh Allah SWT, sehingga dianjurkan untuk memperbanyak ibadah, dzikir, dan memohon ampunan di penghujung bulan Ramadan.
Penghulu KUA Kecamatan Beduai, Kementerian Agama Kabupaten Sanggau, Iswadi mengatakan malam Lailatul Qadar merupakan kesempatan spiritual yang sangat agung bagi setiap mukmin. Keistimewaan Lailatul Qadar juga terletak pada pahala ibadah yang dilipatgandakan dan Amal kebaikan yang dilakukan pada malam tersebut memiliki nilai yang jauh lebih besar dibandingkan hari-hari biasa.
“Lailatul Qadar adalah malam yang menjadi idola spiritual seorang mukmin, karena pada malam itu doa diijabah, pahala dilipatgandakan, dosa-dosa diampuni, dan takdir tahunan manusia ditetapkan oleh Allah SWT,” kata Iswadi Dalam Obrolan Mutiara Pagi RRI Entikong, Jumat 6 Maret 2026.
Ia menyebut, bagi umat Islam, malam Lailatul Qadar menjadi saat yang paling dinanti dalam bulan Ramadan. Pada malam penuh keberkahan ini, banyak orang mengisinya dengan salat malam, tilawah Al-Qur’an, serta memperbanyak doa dan istighfar.
Menurut Iswadi, kehadiran malam tersebut menjadi momentum bagi umat Islam untuk memperbaiki diri dan memperkuat hubungan dengan Allah SWT. Dengan memperbanyak ibadah dan taubat, seorang mukmin dapat meraih keberkahan serta pengampunan atas dosa-dosa yang telah lalu.
Selain itu, dalam ajaran Islam diyakini bahwa pada malam Lailatul Qadar juga ditetapkan berbagai ketentuan atau takdir bagi manusia selama satu tahun ke depan. Hal ini menjadi pengingat bagi umat Islam untuk memohon kebaikan hidup, keselamatan, dan keberkahan dalam setiap aspek kehidupan.
Untuk itu Iswadi mengajak masyarakat untuk tidak melewatkan malam-malam terakhir Ramadan tanpa ibadah. Ia menekankan pentingnya menjaga keikhlasan dalam beribadah serta memanfaatkan waktu tersebut untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT.
“Siapa pun yang menghidupkan malam Lailatul Qadar dengan iman dan penuh harapan kepada Allah, maka Allah akan mengampuni dosa-dosanya yang telah lalu,” ucap Iswadi.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....