Arus Keberangkatan Tinggi Picu Peningkatan Deportasi WNI
- 17 Des 2025 18:02 WIB
- Entikong
KBRN, Entikong: Konsulat Jenderal Republik Indonesia di Kuching menilai, peningkatan jumlah deportasi Warga Negara Indonesia (WNI) dari Sarawak sepanjang tahun 2025 tidak terlepas dari meningkatnya arus masuk WNI ke wilayah tersebut, yang berbatasan langsung dengan Indonesia baik melalui jalur darat maupun laut. Konsul Jenderal RI-Kuching, Abdullah Zulkifli menyampaikan, data resmi pemerintah Malaysia mencatat sekitar 600 ribu WNI masuk ke wilayah Sarawak sepanjang tahun 2025.
“Dari data pemerintah Malaysia, jumlah WNI yang masuk ke Sarawak sepanjang tahun 2025 mencapai sekitar 600 ribu orang,” kata Konsul Jenderal RI-Kuching, Abdullah Zulkifli, Rabu (17/12/2025).
Ia menjelaskan, tingginya mobilitas lintas negara tersebut membawa dampak positif terhadap hubungan kedua negara. Namun, kondisi ini juga memunculkan efek berupa pelanggaran keimigrasian yang berujung pada tindakan deportasi.
“Peningkatan kunjungan WNI ini di satu sisi memberikan dampak positif, tetapi di sisi lain juga menimbulkan efek negatif berupa pelanggaran keimigrasian,” ujarnya.
Abdullah mengungkapkan, terjadi peningkatan berkisar 9 hingga 10 persen jumlah deportasi WNI dari Sarawak, Malaysia. Ia memaparkan, pada tahun 2024 tercatat sebanyak 4.653 orang, sementara pada tahun 2025, jumlah deportasi meningkat menjadi 4.955 orang, ditambah 128 orang yang direpatriasi, sehingga total mencapai 5.083 orang.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....