Gigitan HPR, Kenali Langkah Cegah Rabies

  • 28 Sep 2026 14:44 WIB
  •  Sanggau

RRI.CO.ID, Sanggau - Peringatan Hari Rabies Sedunia menjadi momentum untuk meningkatkan kewaspadaan masyarakat terhadap risiko gigitan Hewan Penular Rabies (HPR), terutama anjing dan kucing. Pengetahuan mengenai langkah pertolongan pertama setelah gigitan penting diketahui agar risiko penularan rabies dapat ditekan dan korban segera memperoleh penanganan.

Dokter Hewan, Ryan Winardi, mengatakan masyarakat tidak boleh mengabaikan gigitan anjing maupun kucing meskipun hewan tersebut belum tentu terinfeksi rabies. Menurutnya, setiap gigitan perlu ditangani dengan cepat dan tepat sambil memastikan kondisi hewan serta memperoleh pemeriksaan dari tenaga kesehatan.

”Kalau hewan itu menggigit, baik kucing maupun anjing, langkah pertama yang bisa dilakukan adalah mencuci luka gigitan dengan air mengalir,” ungkap Ryan Winardi dalam Dialog Sanggau Menyapa RRI Sanggau, Senin 28 September 2026.

Ia menjelaskan, luka gigitan perlu segera dicuci menggunakan sabun dan air mengalir selama sekitar 10 hingga 15 menit. Setelah proses pencucian dilakukan, korban dianjurkan segera mendatangi Puskesmas, klinik, dokter, atau fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan penanganan lanjutan.

Menurutnya, tenaga kesehatan akan menentukan penanganan selanjutnya berdasarkan kondisi luka dan risiko paparan rabies. Jika diperlukan, korban dapat memperoleh Vaksin Anti Rabies atau VAR sebagai bagian dari upaya mencegah perkembangan penyakit rabies pada manusia.

Ia menambahkan, masyarakat Kabupaten Sanggau memiliki akses terhadap pelayanan VAR di hampir seluruh Puskesmas yang tersedia di wilayah tersebut. Pelayanan tersebut disediakan tanpa biaya sehingga masyarakat diharapkan tidak menunda pemeriksaan setelah mengalami gigitan hewan yang berpotensi menularkan rabies.

”Cuci luka tadi dengan sabun dan air mengalir selama 10 sampai 15 menit, kemudian segera menuju Puskesmas atau fasilitas kesehatan terdekat,” katanya.

Ryan berharap masyarakat untuk segera melakukan pertolongan pertama dan mendatangi fasilitas kesehatan setelah mengalami gigitan anjing atau kucing. Dengan penanganan yang cepat, tepat, dan tidak menunda pemeriksaan, risiko rabies dapat ditekan sekaligus meningkatkan keselamatan masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....