Deteksi Dini Penyakit, Masyarakat Diminta Rutin Cek Kesehatan
- 04 Sep 2026 15:45 WIB
- Sanggau
RRI.CO.ID, Sanggau - Pentingnya pemeriksaan kesehatan secara rutin perlu terus ditanamkan kepada masyarakat mengingat sejumlah penyakit dapat berkembang tanpa menimbulkan gejala yang jelas, karena kondisi tersebut dikenal sebagai silent disease, sehingga seseorang dapat merasa sehat meskipun terdapat gangguan kesehatan di dalam tubuh. Karena itu, kebiasaan melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala menjadi salah satu langkah penting untuk menjaga kesehatan sejak dini.
Tenaga Promosi Kesehatan dan Ilmu Perilaku Puskesmas Entikong, Mikael Kurniawan, mengatakan pemeriksaan kesehatan tidak seharusnya dilakukan hanya ketika seseorang mulai merasakan sakit. Menurutnya, pemeriksaan rutin dapat membantu masyarakat mengetahui kondisi tubuh sekaligus menemukan faktor risiko penyakit lebih awal, sehingga penanganan maupun perubahan pola hidup dapat dilakukan sebelum kondisi menjadi lebih serius.
“Jangan menunggu sakit baru datang memeriksakan kesehatan, dengan pemeriksaan rutin, kita bisa mengetahui kondisi kesehatan dan faktor risiko yang mungkin ada, meskipun belum menimbulkan keluhan,” ungkap Mikael Kurniawan dalam Obrolan Indonesia Sehat RRI Sanggau, Jumat 4 September 2026.
Ia menjelaskan, frekuensi pemeriksaan kesehatan dapat disesuaikan dengan usia, kondisi kesehatan, faktor risiko, serta riwayat penyakit seseorang. Bagi masyarakat yang memiliki faktor risiko tertentu, pemeriksaan dapat dilakukan lebih sering sesuai anjuran tenaga kesehatan, sementara bagi masyarakat yang merasa sehat, pemeriksaan berkala tetap penting sebagai upaya deteksi dini dan pemantauan kondisi tubuh.
Menurut Mikael, pemeriksaan kesehatan dasar dapat mencakup pengukuran tekanan darah, berat badan, tinggi badan, indeks massa tubuh, serta pemeriksaan atau skrining tertentu sesuai usia dan faktor risiko. Pemeriksaan tersebut bertujuan memberikan gambaran awal mengenai kondisi kesehatan seseorang, sekaligus membantu tenaga kesehatan menentukan apakah diperlukan pemeriksaan lanjutan.
Ia menyebut, tujuan utama pemeriksaan kesehatan bukan sekadar mengetahui apakah seseorang sedang sakit, tetapi juga mengenali faktor risiko dan mendorong masyarakat menerapkan perilaku hidup sehat. Dengan mengetahui kondisi kesehatan lebih awal, masyarakat memiliki kesempatan untuk memperbaiki pola makan, meningkatkan aktivitas fisik, menjaga berat badan, menghindari kebiasaan berisiko, serta mengikuti anjuran tenaga kesehatan.
Mikael menilai keluarga juga memiliki peran penting dalam membangun kebiasaan pemeriksaan kesehatan, dukungan keluarga dapat mendorong anggota keluarga untuk tidak mengabaikan keluhan, mengingatkan jadwal pemeriksaan, serta memanfaatkan pelayanan kesehatan yang tersedia. Puskesmas dan fasilitas pelayanan kesehatan juga diharapkan terus memberikan edukasi dan pelayanan yang mudah dijangkau masyarakat.
“Standar idealnya bukan hanya datang ketika sakit, tetapi menjadikan pemeriksaan kesehatan sebagai kebiasaan, keluarga, masyarakat, dan pelayanan kesehatan harus bersama-sama membangun kesadaran bahwa mencegah dan menemukan penyakit lebih awal jauh lebih baik daripada menunggu kondisi menjadi berat,” katanya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....