Kemarau, Masyarakat Sanggau Diminta Waspadai Kualitas Udara
- 28 Agt 2026 18:14 WIB
- Entikong
RRI.CO.ID, Sanggau - Musim kemarau tidak hanya menyebabkan peningkatan suhu udara, tetapi juga berdampak terhadap kualitas udara, ketersediaan air, serta meningkatkan risiko gangguan kesehatan bagi masyarakat. Kondisi cuaca yang panas dan kering juga dapat memicu munculnya kabut asap , sehingga masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan.
Hal itu disampaikan Ketua Tim Kerja Pengawasan Faktor Risiko Kesehatan Lingkungan, LKK Entikong, Yohanes Jily Rakitadewa dalam Obrolan Indonesia Sehat RRI PRO1 Sanggau, Jumat 28 September 2026. Menurut Yohanes, kondisi cuaca yang panas dan kering dapat menyebabkan debu maupun asap lebih mudah berterbangan sehingga berpotensi mengganggu kualitas udara dan kesehatan masyarakat.
“Ketika kemarau memang ada beberapa hal yang harus diperhatikan, salah satunya adalah kualitas udara. Saat ini ada kabut asap dan debu bertebaran yang disebabkan cuaca panas dan kering, sehingga debu dan asap mudah berterbangan dan mengganggu kesehatan,” jelasnya.
Selain kualitas udara, ia menjelaskan, masyarakat juga perlu memperhatikan kualitas dan kuantitas air. Kondisi kemarau dapat menyebabkan ketersediaan air berkurang, termasuk di sejumlah wilayah yang mulai mengalami kekeringan.
“Ketika kemarau, kualitas air dan kuantitas air itu berkurang. Seperti yang kita lihat, Sekayam sekarang sudah kering. Jadi, kualitas dan kuantitas air juga cukup berpengaruh,” katanya.
Yohanes menambahkan, peningkatan suhu lingkungan selama musim kemarau juga dapat meningkatkan risiko dehidrasi serta gangguan kesehatan akibat paparan panas. Karena itu, menurutnya, kemarau tidak hanya berkaitan dengan kondisi cuaca yang panas, tetapi juga kondisi lingkungan secara keseluruhan.
Ia mengingatkan masyarakat di Kalimantan Barat, termasuk Kabupaten Sanggau, untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap kondisi lingkungan selama musim kemarau. Salah satunya dengan memantau kualitas udara secara berkala.
“Kita bisa lihat kualitas udara, terutama kita di Sanggau. Tadi pagi saya cek di website IQAir, indeks kualitas udara di Kabupaten Sanggau saat ini 166 dan masuk kategori tidak sehat. Kenapa kita sangat concern, karena ini juga cukup berbahaya,” ucapnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....