Penyebab Tubuh Mudah Lelah Bukan Sekadar Kurang Tidur

  • 15 Agt 2026 19:25 WIB
  •  Entikong

RRI.CO.ID, Sanggau - Pernah merasa tubuh sudah “minta istirahat” padahal aktivitas hari itu sebenarnya tidak terlalu berat? Bangun tidur masih lemas, siang hari sulit berkonsentrasi, dan pekerjaan sederhana terasa menguras tenaga. Jangan buru-buru menganggapnya hanya akibat kurang tidur, rasa lelah atau fatigue merupakan gejala yang bisa muncul karena banyak hal, mulai dari pola hidup hingga kondisi medis tertentu.

Sesekali merasa lelah adalah hal yang normal. Namun, jika rasa lelah terus muncul, tidak membaik setelah beristirahat, atau mulai mengganggu aktivitas sehari-hari, dikutip dari Alodokter.com, Jum'at 14 Agustus 2026, berikut penyebab yang perlu diperhatikan.

Kurang tidur atau kualitas tidur buruk

Kurang tidur merupakan salah satu penyebab paling umum tubuh mudah lelah, masalahnya bukan hanya durasi tidur yang pendek, tetapi juga kualitas tidur yang buruk. Sering terbangun pada malam hari, insomnia, atau kebiasaan tidur yang tidak teratur dapat membuat tubuh tidak memperoleh pemulihan yang optimal.

Pola makan kurang seimbang

Tubuh membutuhkan energi dan berbagai zat gizi untuk menjalankan fungsi sehari-hari. Pola makan yang kurang baik dapat berkontribusi terhadap rasa lelah, kekurangan zat besi, vitamin B12, dan folat, misalnya, dapat berkaitan dengan anemia yang menyebabkan tubuh lebih mudah lemas.

Stres, kecemasan, atau depresi

Kelelahan tidak selalu berasal dari masalah fisik. Stres berkepanjangan, kecemasan, maupun depresi juga dapat menguras energi dan membuat seseorang sulit berkonsentrasi atau kehilangan motivasi untuk melakukan aktivitas.

Terlalu sedikit atau terlalu banyak aktivitas fisik, urang bergerak dapat membuat kebugaran tubuh menurun. Sebaliknya, aktivitas fisik yang terlalu berat tanpa waktu pemulihan yang cukup juga dapat menyebabkan kelelahan. Mayo Clinic memasukkan aktivitas fisik yang terlalu sedikit maupun terlalu banyak sebagai salah satu faktor yang dapat berhubungan dengan fatigue.

Gangguan hormon, termasuk masalah tiroid, kelenjar tiroid berperan penting dalam mengatur metabolisme tubuh, gangguan fungsi tiroid dapat menimbulkan rasa lelah. Baik hipotiroid maupun hipertiroid dapat berkaitan dengan fatigue, meskipun gejala lain yang menyertainya bisa berbeda.

Diabetes, kelelahan juga dapat menjadi salah satu gejala diabetes. NHS mencatat bahwa rasa sangat lelah yang disertai rasa haus berlebihan. Lebih sering buang air kecil, terutama pada malam hari, dan penurunan berat badan dapat menjadi petunjuk yang perlu diperiksa lebih lanjut.

Infeksi atau penyakit kronis, tubuh dapat terasa lelah ketika sedang melawan infeksi. Selain itu, berbagai penyakit kronis—seperti penyakit jantung, ginjal, hati, paru, diabetes, serta penyakit peradangan—juga dapat menyebabkan fatigue.

Efek obat atau zat tertentu, beberapa obat dapat menyebabkan kantuk atau kelelahan sebagai efek samping, MedlinePlus, misalnya, mencatat bahwa sejumlah obat seperti antihistamin, obat tertentu untuk nyeri, serta beberapa obat psikiatri dapat berkontribusi terhadap rasa mengantuk. Alkohol dan konsumsi kafein berlebihan juga dapat mengganggu pola tidur dan akhirnya membuat tubuh terasa lebih lelah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....