Volume Pelintas Jadi Tantangan Pengawasan Kesehatan di PLBN Entikong
- 07 Agt 2026 20:45 WIB
- Entikong
RRI.CO.ID, Entikong - Tantangan terbesar dalam melakukan pengawasan kesehatan di wilayah Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Entikong adalah tingginya volume orang yang melintas. Kondisi ini membuat petugas dari Loka Kekarantinaan Kesehatan (LKK) Entikong, harus bekerja lebih ekstra di tengah keterbatasan Sumber Daya Manusia (SDM) yang dimiliki.
Ketua Tim Kerja Surveilans dan Penindakan Pelanggaran Kekarantinaan Kesehatan LKK Entikong, Gilda Ditya mengatakan, setiap pelintas yang melakukan perjalan dari luar negeri dan melalui jalur PLBN Entikong, wajib melakukan pemeriksaan kesehatan. Namun, pengecekan tersebut tidak selalu mudah, karena petugas harus menangani banyak orang dengan SDM yang terbatas.
"Tantangan terbesar dalam melakukan pengawasan kesehatan di PLBN Entikong ini adalah volume pelintas. Ini sangat berpengaruh, belum lagi secara SDM, kami sangat terbatas," kata Gilda Ditya Asmara dalam Obrolan Indonesia Sehat RRI Sanggau, Jumat 7 Agustus 2026.
Menurutnya, walaupun mengalami berbagai kendala, namun pemeriksaan kesehatan kepada orang yang melintas tetap dijadikan sebagai prioritas utama. Hal ini agar berbagai jenis penyakit, baik yang menular atau tidak dapat diantisipasi agar tidak meluas penyebarannya.
"Selain itu, ada juga faktor lain seperti ketidakjujuran para pelintas terkait kondisi kesehatannya. Karena ketika ia dalam kondisi sakit lalu melapor, maka kami akan siap bekerja sesuai dengan prosedur yang sudah ada," ujarnya.
Lebih lanjut, Gilda berharap masyarakat yang melakukan perjalanan ke luar negeri untuk lebih terbuka terhadap kondisi kesehatannya agar dapat segera diatasi sesuai dengan prosedur. Jangan sampai, ketidakjujuran tersebut membuat orang lain menjadi ikut dirugikan.
"Kesehatan itu adalah buah dari usaha kita bersama, sehingga marilah kita sama-sama saling menjaga keluarga, teman, bahkan negara dengan peduli terhadap kesehatan di musim kemarau ini," ujar Gilda.
Ia berharap, masyarakat punya kesadaran untuk menjaga kondisi kesehatannya masing-masing serta lingkungan yang ada disekitar agar pengawasan di wilayah perbatasan dapat berjalan sesuai harapan. Kerjasama antara petugas dan warga dinilai penting agar penyebaran penyakit dapat ditekan, terutama di musim kemarau sekarang.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....