Dinkes Sanggau Perkuat Layanan Primer Perluas Akses Kesehatan hingga Pelosok

  • 16 Jul 2026 13:36 WIB
  •  Entikong

RRI.CO.ID, Entikong - Pemerintah Kabupaten Sanggau terus berupaya memastikan seluruh masyarakat memperoleh akses layanan kesehatan yang merata meski dihadapkan berbagai tantangan. Keterbatasan geografis, kondisi ekonomi, hingga minimnya informasi menjadi fokus yang terus diatasi melalui transformasi layanan kesehatan.

Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Kabupaten Sanggau, Junaidi, mengatakan pihaknya terus melakukan berbagai langkah untuk meminimalisir hambatan masyarakat dalam memperoleh pelayanan kesehatan. Upaya tersebut dilakukan agar seluruh warga, termasuk yang berada di wilayah terpencil, tetap mendapatkan layanan kesehatan yang berkualitas.

"Kami terus mengupayakan pemerataan akses layanan kesehatan dengan meminimalisir berbagai hambatan, baik geografis, finansial, informasi, maupun infrastruktur melalui transformasi layanan kesehatan," kata Junaidi, dalam Dialog RRI Sanggau Menyapa, Kamis 16 Juli 2026.

Menurutnya, transformasi layanan kesehatan menjadi salah satu strategi utama dalam memperluas jangkauan pelayanan di Kabupaten Sanggau. Perubahan mendasar tersebut mengacu pada enam pilar kesehatan yang dicanangkan pemerintah untuk meningkatkan mutu pelayanan secara menyeluruh.

Dikatakan, salah satu pilar yang menjadi perhatian adalah transformasi layanan primer yang diperkuat hingga tingkat desa. Melalui Puskesmas Pembantu (Pustu) yang tersebar di berbagai desa, masyarakat diharapkan dapat memperoleh pelayanan kesehatan dasar lebih mudah dan lebih cepat.

Selain memperkuat fasilitas kesehatan,kata Junaidi, Dinas Kesehatan Kabupaten Sanggau juga terus berupaya mengurangi berbagai hambatan lain yang memengaruhi akses pelayanan. Hambatan tersebut meliputi faktor geografis, finansial, keterbatasan infrastruktur, hingga rendahnya akses terhadap informasi kesehatan.

Junaidi menilai keberhasilan pelayanan kesehatan tidak hanya bergantung pada ketersediaan fasilitas, tetapi juga partisipasi aktif masyarakat. Karena itu, edukasi kepada masyarakat terus dilakukan agar semakin sadar pentingnya menjaga kesehatan sejak dini.

"Masih banyak masyarakat yang belum memanfaatkan layanan Posyandu secara optimal. Padahal, Posyandu memiliki peran penting dalam pemantauan kesehatan ibu, bayi, balita, hingga kelompok usia lanjut," ujarnya.

Selain Posyandu, kata Junaidi, masyarakat juga diimbau memanfaatkan layanan Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang tersedia di setiap Puskesmas di Kabupaten Sanggau. Program tersebut menjadi salah satu langkah preventif untuk mendeteksi faktor risiko penyakit sedini mungkin sehingga penanganan dapat dilakukan lebih cepat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....