Cegah Penyakit Jantung sejak Dini Melalui Pola Makan
- 24 Apr 2026 14:48 WIB
- Entikong
RRI.CO.ID, Entikong - Masalah obesitas dan risiko penyakit jantung kini menjadi perhatian serius di tengah masyarakat. Hal ini dipicu oleh perubahan gaya hidup dan pola konsumsi yang cenderung tidak sehat, seperti meningkatnya konsumsi makanan cepat saji kurangnya aktivitas fisik serta minimnya edukasi gizi bagi berbagai kelompok usia.
Tenaga Promosi Kesehatan dan Ilmu Perilaku dari Puskesmas Entikong, Mikael Kurniawan menyampaikan bahwa konsumsi lemak melebihi 67 gram per hari memicu obesitas. Masyarakat harus membatasi asupan minyak guna mencegah risiko berbagai penyakit kronis dan menjaga kesehatan jangka panjang.
"Konsumsi lemak jenuh berlebih dapat menimbulkan plak pada pembuluh darah kita, yang lama-kelamaan menyumbat aliran darah," kata, Mikael dalam program obrolan RRI Indonesia sehat, Jumat 24 April 2026.
Menurutnya, penyumbatan pembuluh darah sering kali baru disadari saat kondisi kritis. Sebagai langkah pencegahan, masyarakat untuk memilih makanan rendah lemak dan minyak demi menjaga kelancaran aliran darah.
"Prinsipnya adalah mengonsumsi makanan berdasarkan konsep isi piringku, di mana separuh piring berisi sayur," ujarnya
Disampaikan Mikael, selain fokus pada sayuran, konsep isi piringku, menekankan keseimbangan karbohidrat dan protein agar masyarakat tidak sekadar kenyang, tapi juga bergizi seimbang. Puskesmas Entikong berkomitmen menyosialisasikan pola ini untuk mengubah mindset warga dan menekan angka penyakit tidak menular.
Untuk itu, petugas kesehatan Puskesmas Entikong ajak masyarakat, jaga kesehatan jantung sejak muda dengan mengatur porsi serta kualitas makanan demi menekan risiko penyakit kronis. Kesadaran diri adalah kunci utama hidup sehat guna mewujudkan masyarakat yang lebih produktif dan berkualitas di masa depan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....