Penangkal Petir dan Surge Arrester, Ini Bedanya

  • 26 Nov 2025 09:14 WIB
  •  Entikong

KBRN, Entikong: Proteksi petir pada bangunan modern memerlukan dua pendekatan: perlindungan eksternal dan perlindungan internal. Keduanya dirancang untuk mengendalikan energi petir yang sangat besar, namun pada jalur dan mekanisme berbeda.

Sistem eksternal menangani sambaran langsung, sementara sistem internal mengatasi lonjakan tegangan tidak langsung. Kombinasi keduanya menjadi standar keamanan yang disarankan dalam instalasi kelistrikan.

Penangkal petir merupakan bagian dari sistem proteksi petir eksternal atau External Lightning Protection System (ELPS). Perangkat ini biasanya terdiri dari air terminal (batang penangkap), konduktor penyalur, dan grounding atau elektroda bumi.

Ketika petir menyambar, arus besar dialihkan melalui konduktor ke tanah sehingga tidak mengenai struktur bangunan. Prinsip kerjanya mengandalkan jalur impedansi rendah agar arus petir mengalir cepat ke bumi. Dengan demikian, dampak fisik seperti retakan, kebakaran, dan kerusakan struktural dapat dicegah.

Di sisi lain, surge arrester adalah bagian dari sistem proteksi internal atau Internal Lightning Protection System (ILPS). Alat ini umumnya dipasang pada panel listrik, jalur komunikasi, atau titik masuk kabel ke dalam bangunan.

Fungsi utamanya adalah menahan lonjakan tegangan (transient overvoltage) yang muncul akibat induksi petir atau perubahan mendadak pada sistem listrik. Surge arrester bekerja hanya ketika terjadi lonjakan, lalu kembali pasif saat kondisi normal. Dengan demikian, perangkat elektronik sensitif tetap aman.

Surge arrester biasanya menggunakan komponen seperti varistor MOV, spark gap, atau kombinasi keduanya. MOV bekerja dengan menurunkan resistansinya secara cepat ketika tegangan melebihi batas tertentu, sehingga kelebihan energi dialirkan ke grounding.

Spark gap bekerja dengan membuat loncatan listrik terkontrol untuk mengalihkan arus berlebih. Pemilihan tipe komponen tergantung kelas perlindungan, lokasi instalasi, dan tingkat risiko. Teknologi ini sangat penting untuk menjaga stabilitas tegangan pada sistem internal.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....