Powerbank, Benarkah Bisa Merusak Baterai?
- 16 Jun 2025 20:55 WIB
- Entikong
KBRN, Entikong: Powerbank menjadi solusi praktis bagi pengguna ponsel yang aktif dan sering kehabisan baterai. Dengan perangkat ini, pengguna bisa mengisi daya kapan saja dan di mana saja tanpa harus terhubung ke stopkontak. Namun, muncul anggapan bahwa terlalu sering menggunakan powerbank bisa merusak baterai ponsel. Apakah hal itu benar adanya? Mari kita bahas secara faktual.
Penggunaan powerbank sebenarnya tidak secara langsung merusak baterai, asalkan digunakan dengan benar. Kerusakan baterai lebih mungkin terjadi jika powerbank yang digunakan berkualitas rendah, tidak memiliki sistem proteksi arus, atau mengeluarkan tegangan yang tidak stabil. Powerbank murahan sering kali tidak memenuhi standar keamanan, sehingga berisiko mengganggu sirkuit pengisian pada ponsel dan mempercepat degradasi baterai.
Salah satu faktor penting yang memengaruhi kesehatan baterai adalah arus dan tegangan output dari powerbank. Jika arus yang dikeluarkan terlalu besar atau terlalu kecil, maka pengisian tidak akan optimal. Tegangan yang tidak stabil juga bisa memicu panas berlebih, yang berkontribusi pada penurunan usia pakai baterai. Inilah mengapa penting memilih powerbank dari merek terpercaya dan memperhatikan spesifikasi teknisnya.
Faktor lain yang perlu diperhatikan adalah kebiasaan mengisi daya sambil menggunakan ponsel. Ini berlaku baik saat memakai powerbank maupun charger biasa. Menggunakan ponsel sambil charging membuat suhu perangkat meningkat dan beban kerja baterai bertambah, yang mempercepat ausnya sel baterai. Kebiasaan ini sangat umum, tapi sayangnya cukup merusak dalam jangka panjang.
Selain itu, terlalu sering mengisi daya dari powerbank juga bisa berdampak buruk, terutama jika baterai tidak dibiarkan habis atau nyaris habis sebelum diisi. Pengisian yang tidak konsisten, terlalu sering "ngetop-up" baterai, atau tidak membiarkan siklus pengisian berlangsung penuh dapat mempercepat kerusakan baterai lithium-ion. Idealnya, pengisian dilakukan saat daya ponsel berada di bawah 30–40% dan dihentikan saat penuh.
Powerbank bukan penyebab utama kerusakan baterai, tetapi cara penggunaannya sangat menentukan. Dengan menggunakan powerbank berkualitas, memperhatikan tegangan dan arus, serta menghindari kebiasaan buruk saat pengisian, pengguna bisa meminimalkan risiko kerusakan baterai. Jadi, bukan powerbank-nya yang salah, melainkan bagaimana kita menggunakannya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....