Dubes RI Temui Petuan Negeri Sarawak Jalin Kerjasama

  • 07 Agt 2026 00:00 WIB
  •  Entikong

RRI.CO.ID, Kuching – Kunjungan kehormatan Duta Besar RI untuk Malaysia, Raden Dato Iman Hascarya Kusumo kepada Yang di-Pertua Negeri Sarawak menjadi momentum strategis untuk memperkuat kerja sama Indonesia dan Sarawak di berbagai sektor. Konsul Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Kuching, Abdullah Zulkifli, mengatakan pertemuan tersebut mencerminkan komitmen kedua pihak dalam membangun hubungan yang semakin erat dan saling menguntungkan.

"Kunjungan ini menegaskan komitmen bersama untuk terus mempererat hubungan Indonesia dan Sarawak. Kami ingin memastikan kerja sama yang telah terjalin semakin produktif dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di kedua wilayah," ungkap Abdullah Zulkifli di Kuching, Kamis 6 Agustus 2026.

Menurutnya, hubungan Indonesia dan Sarawak selama ini tidak hanya dibangun melalui kerja sama antarpemerintah, tetapi juga ditopang oleh kedekatan sejarah, budaya, dan hubungan antarmasyarakat di Pulau Borneo. Kondisi tersebut menjadi modal penting untuk memperluas kolaborasi di berbagai bidang.

Ia menjelaskan, dalam pertemuan tersebut Duta Besar RI untuk Malaysia menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Sarawak atas eratnya hubungan persahabatan yang telah terjalin selama ini. Duta Besar juga memaparkan berbagai prioritas pembangunan nasional Indonesia di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, termasuk komitmen terhadap pembangunan berkelanjutan melalui praktik pertambangan yang bertanggung jawab dan berwawasan lingkungan.

Disampaikan, Indonesia dan Sarawak memiliki peluang besar untuk memperluas kerja sama pada sektor ekonomi hijau, industri ramah lingkungan, dan pengembangan teknologi masa depan. Berbagai program prioritas nasional, seperti Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Sekolah Rakyat, pembangunan rumah sakit, hingga pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN), turut diperkenalkan sebagai bagian dari peluang kolaborasi yang dapat dikembangkan bersama.

Selain itu, kata Abdullah, kedua pihak membahas sejumlah isu strategis yang menjadi kepentingan bersama, antara lain pelindungan Pekerja Migran Indonesia (PMI), peningkatan akses pendidikan bagi anak-anak Indonesia melalui Community Learning Center (CLC), penguatan perdagangan dan investasi, peningkatan konektivitas, pengelolaan kawasan perbatasan, kerja sama pelestarian lingkungan, serta penguatan mekanisme kerja sama sosial ekonomi Malaysia–Indonesia (SOSEK MALINDO).

“Terdapat beberapa poin penting yang disampaikan Dubes, kepada Pertua Negeri Sarawak, terkait peluang kerjasama yakni ekonomi hijau, ekonomi digital, program MBG Presiden, termasuk pelindungan Pekerja Migran Indonesia serta Pendidikan anak PMI di Malaysia,” ujarnya.

Abdullah Zulkifli menegaskan, KJRI Kuching akan terus memperkuat komunikasi dan koordinasi dengan Pemerintah Sarawak guna memastikan setiap peluang kerja sama dapat ditindaklanjuti melalui program-program konkret yang berdampak langsung bagi masyarakat Indonesia dan Malaysia, khususnya di kawasan perbatasan Kalimantan dan Sarawak.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....