Krisis Air Bersih, DPRD Sanggau Soroti Tambang Ilegal
- 17 Sep 2026 20:48 WIB
- Sanggau
RRI.CO.ID, Sanggau - Krisis air bersih di sejumlah wilayah Kabupaten Sanggau semakin memprihatinkan akibat terbatasnya sumber air baku. Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Sanggau, Hendrykus Bambang, mengatakan kondisi tersebut diperparah dugaan pencemaran sungai akibat aktivitas pertambangan di sepanjang bantaran dan alur sungai.
“Ada beberapa titik kecamatan yang sudah sangat kesulitan dalam pemenuhan air bersih. Kita tidak mendapatkan sumber air yang betul-betul layak dianggap bersih,” ujar Hendrykus Bambang di Sanggau pada Kamis, 17 September 2026.
Menurut Bambang, kondisi tersebut menjadi dilema karena kebutuhan suplai air bersih tidak diimbangi ketersediaan sumber air yang layak. Ia menilai perlindungan terhadap sumber air harus menjadi perhatian bersama.
“Masyarakat yang masih bekerja di sektor pertambangan di bantaran sungai atau jalur sungai, mohon berhenti. Kita lebih butuh airnya daripada emasnya,” tegasnya.
Ia mendorong pemerintah daerah bersama aparat keamanan melakukan langkah tegas untuk menjaga alur sungai dari aktivitas pertambangan yang berpotensi mengganggu sumber air. Menurutnya, sumber air yang aman menjadi syarat penting bagi keberlangsungan layanan air bersih masyarakat.
“Untuk penanganan jangka pendek, DPRD telah berkoordinasi terkait penyaluran bantuan air bersih kepada masyarakat yang terdampak kekeringan. Sumber airnya juga harus jelas, jangan sampai kita suplai bantuan air bersih, ternyata airnya tidak bersih juga,” katanya.
Bambang mengajak masyarakat ikut menjaga sumber air dan tidak mengeksploitasi sungai secara berlebihan. Ia menegaskan kelestarian sungai diperlukan agar air tetap dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan sehari-hari masyarakat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....