APBD Terbatas, DPRD Sanggau Dorong Optimalisasi CSR untuk Pembangunan Daerah
- 20 Agt 2026 21:01 WIB
- Entikong
RRI.CO.ID, Sanggau - Ketua DPRD Kabupaten Sanggau, Hendrikus Hengki mendorong optimalisasi program Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan untuk membantu percepatan pembangunan daerah. Langkah tersebut dinilai penting di tengah keterbatasan APBD Sanggau yang belum mampu membiayai seluruh kebutuhan pembangunan.
“APBD Kabupaten Sanggau tahun 2026 berkisar Rp1,6 triliun dan tidak cukup membiayai pembangunan. Belanja fisik untuk OPD juga hanya sekitar Rp100 miliar,” kata Hendrikus Hengki pada Kamis, 20 Agustus 2026.
Hengki menilai potensi investasi di sektor pertambangan dan perkebunan perlu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat. Menurutnya, CSR perusahaan dapat diarahkan untuk mendukung pembangunan infrastruktur, pendidikan, kesehatan dan ekonomi.
“Perusahaan ini kan memiliki CSR yang bisa kita manfaatkan untuk pembangunan. Jalan berstatus mantap di Sanggau baru 27 persen, sementara 73 persen lainnya belum mantap,” ungkapnya.
Ia menyebut keterbatasan pendapatan daerah menjadi salah satu kendala Pemkab Sanggau mempercepat pembangunan. Pasalnya, dua sektor penyumbang ekonomi terbesar, yakni pertambangan dan perkebunan, kini menjadi kewenangan pemerintah pusat.
“Solusinya kita siapkan alat berat di lima zona untuk 15 kecamatan. Pemerintah daerah cukup mengoordinasikan CSR perusahaan untuk mendukung kebutuhan pembangunan,” ucapnya.
Menurutnya, CSR dapat dikelola pemerintah daerah melalui perangkat teknis sesuai kebutuhan pembangunan. Hengki berharap perusahaan yang berinvestasi di Sanggau dapat berkontribusi secara nyata dan berkelanjutan.
“Kalau CSR sudah berjalan, saya yakin dalam lima tahun jalan rusak tidak lagi menjadi persoalan. Inilah yang harus kita dorong bersama,” tutupnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....