DPRD Sanggau Soroti Minimnya UMKM Kantongi Sertifikasi Halal

  • 06 Agt 2026 21:15 WIB
  •  Entikong

RRI.CO.ID, Entikong - Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sanggau, Timotius Yance menyoroti masih rendahnya jumlah pelaku UMKM yang telah memiliki sertifikasi halal. Kondisi tersebut dinilai perlu menjadi perhatian bersama untuk meningkatkan daya saing produk lokal.

"Masih cukup banyak UMKM di Kabupaten Sanggau yang belum memiliki sertifikat halal. Kami berharap para pelaku usaha segera mengurus sertifikasi halal bagi produknya,” ujar Timotius Yance di Sanggau pada Kamis, 6 Agustus 2026.

Sementara itu, berdasarkan data Disperindagkop dan UM Kabupaten Sanggau tahun 2025, dari 4.062 pelaku UMKM, baru sekitar 2,5 persen yang telah mengantongi sertifikat halal. Angka tersebut menunjukkan masih besarnya kebutuhan pendampingan bagi pelaku usaha di daerah.

"Pemerintah daerah dan BPJPH perlu mendata UMKM yang belum bersertifikat halal. Mereka harus didorong dan difasilitasi agar proses pengurusannya lebih mudah,” ungkapnya.

Timotius menilai rendahnya kepemilikan sertifikat halal masih dipengaruhi minimnya informasi mengenai persyaratan, prosedur, dan lokasi pengajuan. Karena itu, Disperindagkop dan UM diharapkan memperkuat sosialisasi serta pendampingan kepada pelaku UMKM.

"Pelaku UMKM perlu diberikan kemudahan dalam mengurus sertifikasi halal. Mereka harus dituntun mengenai persyaratan dan tata cara pengajuannya,” tegasnya.

Menurut Timotius, sertifikasi halal tidak hanya menjadi bentuk pemenuhan regulasi, tetapi juga meningkatkan kepercayaan konsumen dan nilai tambah produk. Dengan semakin banyak UMKM bersertifikat halal, produk lokal Sanggau diharapkan memiliki daya saing yang lebih kuat dan mampu menjangkau pasar yang lebih luas.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....