Bukan Sekadar Baca Naskah, Ini Cara Membuat Voice Over Lebih Hidup

  • 06 Okt 2026 18:10 WIB
  •  Sanggau

RRI.CO.ID, Sanggau - Membacakan naskah voice over bukan sekadar menyuarakan kata demi kata yang tertulis di layar. Bagi seorang voice over talent, perlu membangun gambaran di dalam pikirannya terlebih dahulu agar suara yang dihasilkan mampu membawa pendengar masuk ke suasana yang ingin disampaikan.

VO Content Creator, Adelia Darafahtria Ramadhanty menyebut proses tersebut sebagai bagian dari membangun theater of mind sebelum mulai merekam. Ia biasanya mencari tahu lebih jauh mengenai topik, tempat, produk, maupun karakter yang sedang dibicarakan agar dapat menentukan cara penyampaian yang sesuai.

“Kalau misalnya aku dapat naskah tentang Anak Krakatau, aku nggak cuma baca naskahnya, tapi aku cari tahu Anak Krakatau itu seperti apa, suasananya bagaimana, supaya ketika membaca aku punya gambaran di kepala. Dari situ intonasi, tempo, dan ekspresinya bisa lebih sesuai,” ujar Dara dalam Obrolan Sore Ceria RRI Pro 2 Sanggau, Selasa 6 Oktober 2026.

Menurutnya, riset sederhana dapat membuat seorang talent memahami konteks di balik naskah. Pengetahuan tersebut kemudian membantu menentukan apakah sebuah kalimat perlu dibawakan dengan tempo cepat, lambat, tegas, tenang, atau menggunakan karakter tertentu.

Dara mengatakan, cara serupa juga berlaku ketika mengerjakan voice over untuk kebutuhan company profile atau iklan. Seorang talent harus memahami identitas dan karakter pihak yang menggunakan jasanya agar suara yang diberikan tidak terasa generik.

“Kalau kita cuma membaca teks tanpa tahu sebenarnya ini untuk siapa dan tujuannya apa, hasilnya bisa saja secara teknis benar tetapi tidak sampai ke klien. Kita harus bisa membayangkan situasinya supaya suara yang keluar punya rasa dan karakter,” ungkap Dara.

Menurutnya, kemampuan membangun imajinasi menjadi salah satu pembeda antara membaca naskah biasa dan mengerjakan voice over secara profesional. Semakin banyak konteks yang dipahami sebelum rekaman, semakin mudah bagi talent menentukan warna suara yang tepat untuk kebutuhan sebuah proyek.

"Kalau aku, membiasakan melakukan riset dan membangun gambaran terlebih dahulu agar setiap kata yang diucapkan memiliki tujuan serta mampu menciptakan pengalaman bagi pendengar," tutupnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....