Ini Pentingnya Qari Menjaga Amalan Harian dan Kedekatan dengan Al Quran

  • 08 Sep 2026 20:38 WIB
  •  Sanggau

RRI.CO.ID, Sanggau - Menjadi seorang qari atau qariah tidak berhenti pada kemampuan melantunkan ayat suci dengan suara indah dan teknik yang mumpuni. Di balik kemampuan tersebut, kedekatan dengan Al Quran serta kesungguhan menjaga kebiasaan berinteraksi dengan kitab suci menjadi bagian penting dalam perjalanan seorang qari.

Rani Tiarani, Juara 1 Qiraat Murottal Remaja MTQ Kalimantan Barat 2026, mengungkapkan proses mendalami Al Quran tidak seharusnya hanya diarahkan untuk kepentingan perlombaan. Baginya, seseorang yang ingin belajar qira'at perlu memiliki niat yang benar, memahami Al Quran, kemudian membangun kemampuan membaca melalui proses belajar yang bertahap.

"Pertama itu niat, kita harus benar-benar niat dulu untuk belajar Al Quran, kemudian kita belajar dan memahami Al Quran itu sendiri. Setelah itu baru kita perbaiki bacaannya, makhrajnya, tajwidnya dan belajar dengan guru secara talaqqi," kata Rani dalam Obrolan Sore Ceria RRI Pro 2 Sanggau, Selasa 8 September 2026.

Pesan tersebut menunjukkan bahwa kedekatan dengan Al Quran menjadi fondasi sebelum seseorang mengejar kemampuan qiraat yang lebih tinggi. Sebab, keindahan suara dan penguasaan lagu semestinya berjalan beriringan dengan ketepatan membaca serta kesungguhan dalam mempelajari isi Al Quran.

"Jangan terburu-buru mengejar supaya langsung bagus atau langsung menang, tapi kita harus memperbaiki dulu bacaan Al Qurannya. Karena kalau dasar bacaannya sudah benar, Insyaallah kemampuan yang lainnya bisa mengikuti dengan latihan," ujarnya.

Bagi seorang qari, menjaga kedekatan dengan Al Quran juga dapat dimaknai sebagai upaya mempertahankan konsistensi setelah perlombaan berakhir. Prestasi dapat menjadi pencapaian yang membanggakan, tetapi hubungan dengan Al Quran seharusnya tidak hanya hadir ketika seseorang sedang mempersiapkan diri untuk tampil di atas panggung.

"Yang saya pelajari dari Al Quran itu salah satunya kita harus tetap berusaha, tapi pada akhirnya semua itu kembali lagi kepada Allah. Kita bisa saja sudah berusaha semaksimal mungkin, tapi Allah yang menentukan kapan waktunya dan bagaimana hasilnya," katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....